Asal kayu gelondongan di banjir Sumatera mulai dibidik Polri hingga Kejagung, Kemenhut sebut bentuk tim gabungan untuk investigasi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 5 Desember 2025 | 23:48 WIB
Kemenhut, Polri hingga Kejagung mulai selidiki soal kayu gelondongan di banjir Sumatera (polri.go.id)
Kemenhut, Polri hingga Kejagung mulai selidiki soal kayu gelondongan di banjir Sumatera (polri.go.id)

Proses pengusutan butuh waktu

Raja Juli menekankan pentingnya waktu agar pengusutan dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Industri dan pemerintah bersinergi, Desa Patimban nikmati jalan baru dan rumah layak huni

“Beri kesempatan bagi kami memproses semuanya agar tidak terburu-buru,” ujarnya.

Ia menambahkan koordinasi juga dilakukan dengan Satgas Perlindungan Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung untuk mendukung investigasi.

Tapanuli Selatan alami kerusakan parah

Kepala BNPB Suharyanto menyebut dua desa di Tapanuli Selatan mengalami kerusakan berat akibat kayu gelondongan.

“Rusak berat banyak di Tapanuli Selatan, ada dua desa yang mungkin pernah muncul di video itu kayu-kayu besar, ternyata memang di sana,” jelasnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya pastikan banjir Sumatera tak ganggu pertumbuhan ekonomi nasional

Kayu besar yang menghantam rumah menyebabkan rumah-rumah warga masuk kategori rusak berat.

Untuk membantu pembersihan, pemerintah menyiapkan alat berat dan senso.

“Tadi Pak Bupati Tapanuli Selatan minta senso, kita janjikan 100 karena kayunya besar-besar sekali, kita akan kirim 100 dan alat berat,” tutur Suharyanto.

“Untuk membantu pembersihan rumah masyarakat dan lingkungan, itu menggunakan alat berat, kita capit, tapi yang besar-besar kita senso dulu," tambahnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X