Bupati Aceh Timur semprot Satpol PP soal minimnya bantuan saat banjir bandang menerjang 18 kabupaten dan kota

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 5 Desember 2025 | 19:10 WIB
Menyoroti penuturan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky terkait proses evakuasi para korban banjir bandang di wilayahnya (Dok. Pemprov Aceh)
Menyoroti penuturan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky terkait proses evakuasi para korban banjir bandang di wilayahnya (Dok. Pemprov Aceh)

GENMILENIAL.ID — Banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Timur memicu kekecewaan mendalam dari Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky.

Dalam apel bersama ASN di Idi, Rabu 3 Desember 2025, ia meluapkan kemarahannya terhadap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dinilai tidak sigap saat ribuan warga terjebak banjir.

Bupati marah: Tidak satu pun inisiatif bawa truk

Iskandar menegaskan bahwa tiga hari pertama sejak banjir bandang merendam wilayah tersebut, tidak ada satu pun truk milik Satpol PP yang terlihat di posko utama banjir di Idi.

Baca Juga: Polres Subang gerak cepat salurkan bantuan untuk warga terdampak luapan Sungai Cikanday di Cisalak

"Untuk Satpol PP, saya kecewa. Saya tidak bisa terhubung dengan kepala Satpol PP, karena sinyal hilang," ujar Iskandar di hadapan para aparatur.

Padahal, truk dibutuhkan untuk mengirimkan bantuan ke wilayah yang terisolasi.

"Tidak satu pun inisiatif datang bawa truk. Kita butuh truk untuk mengangkut bantuan,” tambahnya.

Iskandar bahkan mengatakan siap membawa langsung kendaraan tersebut jika sopir Satpol PP tak bersedia.

Baca Juga: 3 Korban tewas longsor ditemukan di Tapanuli Tengah, warga terisolir bertahan hidup dengan makan durian

"Serahkan ke kami truknya, saya bawa sendiri, atau TNI Polri atau relawan lain yang membantu menjadi sopir," tegasnya.

Menerobos daerah terisolasi untuk selamatkan warga

Tim Pemkab Aceh Timur sebelumnya dilaporkan menerobos akses yang terputus demi menyalurkan bantuan ke warga yang tiga hari terjebak banjir bandang.

Iskandar menyebut pemerintah tak punya pilihan lain untuk menyelamatkan warganya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X