GENMILENIAL.ID — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD, kembali menyoroti persoalan fundamental yang menurutnya masih membayangi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Hal itu ia sampaikan dalam tayangan kanal YouTube Forum Keadilan TV yang dirilis Kamis 20 November 2025.
Dalam pemaparannya, Mahfud mengungkapkan kembali pesan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah rapat tertutup.
Ia menyebut Presiden memberi tekanan kuat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar memastikan keberpihakan penuh institusi keamanan kepada masyarakat.
Mahfud menirukan kembali ucapan Presiden di hadapan dua pimpinan aparat tersebut.
“Kamu Pak Listyo, Pak Agus Panglima, gak ada gunanya kamu bintang empat ini kalau tidak bisa membantu rakyat dengan mengatasi hal-hal,” ujar Mahfud.
Dua faktor yang dinilai menghambat kinerja Polri
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri itu menilai ada dua faktor utama yang menjadi akar masalah berulang dalam institusi kepolisian, lemahnya kepemimpinan dan adanya intervensi politik.
“Masalah yang menjadi sorotan masyarakat itu sama identifikasinya. Kenapa gak jalan? Maka kuncinya dua sementara ini, iya. Satu leadership gak ada, yang kedua intervensi politik,” kata Mahfud.
Menurutnya, kedua aspek tersebut muncul dalam berbagai laporan internal maupun penilaian publik sehingga perlu dibenahi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Mahfud: 67 Persen Kapolsek dinilai tidak perform
Mahfud MD juga mengungkap data internal Mabes Polri yang menunjukkan bahwa mayoritas Kapolsek dinilai tidak mencapai standar kualitas kinerja institusi.
Artikel Terkait
Mahfud MD soroti titik lemah Polri di penegakan hukum, tegaskan reformasi harus beri hasil dalam 3 bulan
Komisi Reformasi Polri bakal tambah anggota, Jimly ungkap sosok perempuan pilihan Presiden Prabowo
Kapolri masuk Komisi Reformasi Polri bentukan Prabowo, Jimly: Jadi jembatan koordinasi cepat antara pemerintah dan Polri
Dedy Tabrani tegaskan reformasi Polri bukan soal institusi, tapi perbaikan aktivitas dan budaya pelayanan
Komisi Reformasi Polri mulai ‘belanja masalah’, ungkap ancaman intervensi politik dan bisnis
Komite Reformasi Polri tolak peserta audiensi berstatus tersangka, Jimly: Kita harus jaga proses hukum
Komisi Reformasi Polri disorot: Pengamat sebut keterlibatan petinggi Polri picu kesan reformasi setengah hati