GENMILENIAL.ID – Pembentukan Komisi Reformasi Polri yang kini hadir dalam dua versi, tim internal Polri dan tim bentukan Presiden Prabowo Subianto menuai sorotan dari kalangan akademisi.
Ketua Perkumpulan Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI), Kombes Pol (Purn) Dr. Dedy Tabrani menilai bahwa reformasi yang dibutuhkan Polri bukan berfokus pada struktur lembaga, melainkan pada policing atau aktivitas pelayanan sehari-hari.
Dalam forum Jaringan Pemred Promedia (JPP) pada Selasa 11 November 2025 malam, Dedy menegaskan bahwa problem utama kepolisian saat ini bukan terletak pada organisasi Polri, melainkan pada budaya dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Baca Juga: Kang Rey genjot pelayanan publik: Saba Desa jadi kanal aduan cepat warga Serangpanjang
“Yang jadi persoalan itu bukan institusinya, tapi aktivitas kepolisiannya. Jadi ini bukan police reform, tapi policing reform, reformasi aktivitas kepolisian,” ujar Dedy.
Ia mencontohkan bagaimana banyak keluhan publik muncul dari lambatnya respons layanan, prosedur yang berbelit, hingga penyelesaian aduan yang molor tanpa kepastian.
“Yang salah itu aktivitasnya. Orang butuh dilayani cepat, malah tahun depan baru dilayani. Itu bukan masalah organisasi, tapi soal bagaimana polisi memberi pelayanan,” tambahnya.
Baca Juga: Kuota haji Subang anjlok dari 1.126 jadi 244, ribuan calon jemaah terancam gagal berangkat
Polri secara kelembagaan dinilai sudah baik
Dedy menegaskan bahwa struktur organisasi Polri sebenarnya sudah kokoh setelah dipisahkan dari TNI pada 1998 dan direformasi pascareformasi.
“Organisasinya sudah bagus. Secara kelembagaan Polri sudah berdiri dengan struktur yang lengkap,” ujarnya.
Namun, ia mengakui bahwa dinamika politik bisa saja memengaruhi arah langkah reformasi yang sedang digagas.
Baca Juga: Akademisi bongkar studi kelayakan China hanya 3 bulan, ICW sebut akar pembengkakan utang Whoosh
Dua tim reformasi Polri: Internal dan Presiden
Artikel Terkait
Mahfud MD tolak Menko Polkam, pilih fokus bantu Prabowo di reformasi Polri
Komite reformasi Polri resmi dibentuk, publik wanti-wanti jangan sekadar formalitas
Menilik peran Mahfud MD di Komite Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo
Ketua DIKPI Dedy Tabrani: Keluarga perlu terapkan konsep self policing untuk cegah bahaya sejak dini
JPP Promedia bahas konsep self policing bersama Ketua DIKPI, dorong kesadaran masyarakat jadi polisi bagi diri sendiri
Kapolri masuk Komisi Reformasi Polri bentukan Prabowo, Jimly: Jadi jembatan koordinasi cepat antara pemerintah dan Polri
Ketua DIKPI dorong self policing sejak dini untuk cegah kekerasan dan stres di sekolah