Soroti kesenjangan dan kondisi hidup rakyat
Prabowo juga menyinggung kesenjangan ekonomi yang masih terjadi. Ia mengaku tidak rela jika masih ada warga yang hidup dalam kondisi sulit, termasuk anak-anak yang pergi sekolah tanpa sarapan.
“Saya tidak rela di abad ke-21 ini masih ada rakyat kita yang hidupnya sangat sulit, anak-anak yang sekolah tidak makan,” tuturnya.
Menurutnya, pemerintah harus bekerja cepat agar perubahan dapat dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Budaya antikorupsi harus dimulai sejak dini: PKK Subang serukan pendidikan integritas di rumah
“Rakyat membutuhkan hasil yang cepat. Tidak boleh terlalu banyak omon-omon, pintar ngomong. Kita harus membawa hasil yang cepat kepada rakyat kita,” pungkasnya.
Dorong transformasi pendidikan lewat smartboard
Kunjungan Prabowo juga sekaligus meresmikan pemanfaatan smartboard di SMPN 4 Kota Bekasi sebagai bagian dari transformasi digital pendidikan.
Teknologi tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung siswa memahami materi lebih cepat.
Acara turut dihadiri jajaran Kementerian Pendidikan, pemerintah daerah, para guru, dan siswa SMPN 4.***
Artikel Terkait
Hasto Kristiyanto sebut Megawati sudah ingatkan Jokowi: Rakyat butuh pendidikan dan pupuk, bukan kereta cepat
Komisi Reformasi Polri bakal tambah anggota, Jimly ungkap sosok perempuan pilihan Presiden Prabowo
Kapolri masuk Komisi Reformasi Polri bentukan Prabowo, Jimly: Jadi jembatan koordinasi cepat antara pemerintah dan Polri
Roy Suryo tuding orang dekat Prabowo dalangi kriminalisasi, kaitkan kasusnya dengan ‘Gibran Black Paper’
Dari rumah rakyat hingga smart industry: Forum Inabanks ungkap arah investasi 2026
IPK naik usai Prabowo dilantik, Saut: Sinyal publik ingin KPK bangkit dari tidur panjang
Independensi KPK disorot Saut Situmorang: Desak Prabowo keluarkan Perpu untuk pulihkan wewenang antirasuah