Prabowo: Stop omon-omon, pemerintah harus beri hasil cepat untuk rakyat

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 17 November 2025 | 23:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto minta pejabat harus bekerja lebih cepat dan tak sekadar omon-omon (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto minta pejabat harus bekerja lebih cepat dan tak sekadar omon-omon (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan praktik korupsi, menutup kebocoran aset negara, dan memastikan kekayaan Indonesia kembali dinikmati rakyat.

Hal tersebut ia sampaikan saat meluncurkan perangkat interactive flat panel (smartboard) di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin 17 November 2025. 

Kekayaan RI dikeruk bangsa lain: Prabowo akui pengelolaan lama tidak optimal

Dalam pidatonya, Prabowo mengkritisi tata kelola kekayaan alam yang dinilainya tidak dijaga dengan baik oleh para pemimpin sebelumnya.

Kondisi itu membuat kekayaan bangsa justru dinikmati pihak asing selama ratusan tahun.

Baca Juga: Diterpa isu ijazah palsu, Hakim MK Arsul Sani bongkar perjalanan studi 11 tahun dan tunjukkan bukti asli

“Kita harus akui karena kita sebagai bangsa, terutama para pemimpin-pemimpinnya kurang pandai menjaga dan mengelola kekayaan itu, maka ratusan tahun kekayaan kita diambil bangsa lain,” kata Prabowo.

Kekayaan negara tak boleh dinikmati segelintir orang

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terus berada dalam situasi di mana sumber daya hanya dinikmati kelompok tertentu, apalagi oleh pihak yang tidak loyal pada Tanah Air.

“Indonesia tidak boleh mempertahankan keadaan di mana yang menikmati kekayaan Indonesia hanya segelintir orang. Apalagi bila orang-orang itu tidak cinta Tanah Air dan tega membawa lari kekayaan Indonesia ke luar negeri. Ini harus kita hentikan,” tegasnya.

Baca Juga: Polres Subang gerak cepat di Cikaum: Salurkan bantuan, trauma healing, hingga bersihkan rumah warga terdampak

Indonesia butuh dokter, insinyur, dan ilmuwan untuk kelola aset bangsa

Untuk memperbaiki keadaan, Prabowo menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak tenaga ahli di bidang strategis.

“Kita butuh dokter yang banyak, dokter gigi yang banyak, insinyur-insinyur yang banyak, ilmuwan-ilmuwan yang banyak supaya kita bisa kelola kekayaan kita,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X