GENMILENIAL.ID – Polres Subang bergerak cepat menangani dampak bencana angin puting beliung yang melanda Desa Tanjungsari Barat, Kecamatan Cikaum. Pada Senin 17 November 2025 pukul 15.00 WIB,
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono memimpin langsung penanganan pascabencana bersama jajaran PJU, perwira, Polwan, perangkat desa, dan unsur masyarakat.
Respons cepat ini menjadi bukti komitmen Polres Subang dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan menyeluruh, baik kebutuhan dasar maupun pendampingan psikologis.
Baca Juga: Budaya antikorupsi harus dimulai sejak dini: PKK Subang serukan pendidikan integritas di rumah
Bantuan sembako dan dukungan pemulihan psikologis
Dalam kegiatan tersebut, Polres Subang menyalurkan bantuan sembako berupa 150 paket beras 5 kg dan 70 boks mie instan
Selain bantuan logistik, tim Polwan juga menggelar trauma healing untuk membantu warga, terutama perempuan dan anak, mengatasi guncangan psikologis pascakejadian.
Cek lokasi dan bansos tambahan
Kapolres bersama jajaran melakukan pengecekan langsung ke titik-titik kerusakan rumah warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial tambahan bagi keluarga yang kehilangan harta benda maupun mengalami kerusakan parah.
Kerja bakti bersama TNI dan BPBD
Personel Dalmas Polres Subang turut melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan, bergabung dengan TNI dan BPBD.
Kolaborasi lintas instansi ini mempercepat proses pemulihan lingkungan warga.
Artikel Terkait
Kenali bencana angin puting beliung, disebabkan oleh apa bencana ini?
Hujan deras disertai angin puting beliung, puluhan rumah dan 2 tempat ibadah rusak di Kecamatan Serangpanjang
Bencana alam di Bogor, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi justru soroti masalah alih fungsi lahan
Wakil Bupati Subang minta seluruh pejabat daerah agar cepat respon dalam penanganan bencana dan kesiapan infrastruktur jelang Idul Fitri 1446 H
Hari Bakti Kemenimipas ke-1, Ditjenpas Jabar salurkan 1.000 paket bantuan untuk warga terdampak bencana di Subang
Iin Inderawati, Kabid Disparpora Subang yang konsisten merangkul pemuda: Dari jambore hingga dialog kepemudaan
ESAI: Subang menyala, tak gelap!