Jokowi soal wacana Soeharto dan Gus Dur jadi pahlawan nasional: Semua pemimpin punya jasa

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 8 November 2025 | 01:09 WIB
Mantan Presiden RI, Joko Widodo buka suara soal pro dan kontra wacana gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Instagram/jokowi)
Mantan Presiden RI, Joko Widodo buka suara soal pro dan kontra wacana gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Instagram/jokowi)

Sikap Jokowi tersebut menunjukkan pandangan terbuka terhadap perbedaan pendapat, terutama terhadap sosok-sosok yang meninggalkan jejak sejarah panjang, baik prestasi maupun kontroversi.

Dukung filosofi Mikul Duwur Mendhem Jero

Ketika ditanya pandangannya soal filosofi Jawa 'Mikul Duwur Mendhem Jero', Jokowi menilai ajaran itu sangat baik sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin terdahulu.

Baca Juga: Program MBG di Subang dorong ekonomi daerah Rp1,4 triliun, Wabup tekankan pemerataan dan standar higienis

“Sangat baik,” jawab Jokowi singkat.

Filosofi tersebut bermakna menjunjung tinggi kebaikan pemimpin dan mengubur dalam-dalam kekurangannya, tanpa meniadakan catatan sejarah.

40 Tokoh masuk daftar usulan

Selain Soeharto dan Gus Dur, beberapa nama lain yang diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini antara lain Syaikhona Muhammad Kholil dari Madura, KH Bisri Syansuri, KH Muhammad Yusuf Hasyim, Jenderal (Purn) M. Jusuf dari Sulawesi Selatan, Ali Sadikin dari Jakarta, serta aktivis buruh Marsinah.

Nama-nama tersebut diusulkan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan disaring kembali oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) sebelum diajukan ke Dewan Gelar untuk penilaian akhir.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X