Rencana Whoosh buka rute ke Surabaya, AHY singgung benefit kawasan transit dan tantangan anggaran

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 01:45 WIB
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono, membeberkan soal proyek Whoosh rute Surabaya (Instagram/agusyudhoyono)
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono, membeberkan soal proyek Whoosh rute Surabaya (Instagram/agusyudhoyono)

Menurut AHY, pengembangan kawasan sekitar jalur dan stasiun menjadi kunci agar proyek ini memberikan manfaat jangka panjang, bukan sekadar infrastruktur transportasi.

Baca Juga: KPK fokus pulihkan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun dalam kasus korupsi Lukas Enembe

Masih dalam proses penghitungan dan konsultasi

AHY menegaskan bahwa rencana perluasan jalur Whoosh ke Surabaya belum final.

Pemerintah, kata dia, masih menghitung secara detail serta mendengarkan masukan dari berbagai kementerian, lembaga, dan pihak swasta.

“Pemerintah melibatkan kementerian/lembaga dan juga mendengarkan masukan dari perusahaan yang bergerak di bidang transportasi. Kami juga ingin menarik kontribusi pemerintah daerah karena pada akhirnya akan mengembangkan ekonomi lokal,” tegasnya.

China siap lanjutkan kerja sama

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung operasional dan pengembangan proyek kereta cepat di Indonesia.

Baca Juga: Skandal private jet Komisioner KPU berujung sanksi, DPR siap cecar penggunaan anggaran negara

“Otoritas dan perusahaan yang berwenang dari kedua belah pihak telah menjalin koordinasi yang erat untuk memberikan dukungan bagi pengoperasian kereta api yang aman dan stabil,” ujar Juru Bicara Kemlu China, Guo Jiakun, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Guo, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia sekaligus meningkatkan konektivitas di kawasan yang dilewati proyek tersebut.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X