AHY dukung tim investigasi independen, sebut bisa cegah hoaks dan teori konspirasi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 12 September 2025 | 22:02 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) setuju dengan rencana pembentukan tim investigasi independen (Instagram/agusyudhoyono)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) setuju dengan rencana pembentukan tim investigasi independen (Instagram/agusyudhoyono)

GENMILENIAL.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan dukungannya atas pembentukan tim investigasi independen terkait demo Agustus 2025.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah munculnya misinformasi, hoaks, hingga teori konspirasi yang dapat memecah belah masyarakat.

“Saya rasa memang harus kita identifikasi dengan utuh ya, sehingga mencegah terjadinya misinformasi, disinformasi, hari-hari ini juga sering kali membuat bingung,” ujar AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis 11 September 2025.

Baca Juga: Prabowo jadi pembicara di Sidang Umum PBB, Kemlu pastikan bahas isu global panas

AHY menegaskan bahwa informasi terkait insiden harus diperoleh secara faktual dan menyeluruh.

“Kalau kita ingin mengetahui sebuah insiden, sebuah tragedi, maka perlu diketahui secara utuh sehingga menghindarkan fitnah, menghindari hoaks, termasuk konspirasi teori,” tambahnya.

Ia menilai teori konspirasi yang beredar justru bisa mengganggu kerukunan antaranak bangsa.

“Banyak sekali teori konspirasi yang muncul dan kita mencegah terganggunya kerukunan antaranak bangsa,” tegas AHY.

Baca Juga: Skandal tanggul beton Cilincing: Nelayan resah, bos KCN klaim proyek pelabuhan

Selain itu, AHY menekankan bahwa demokrasi harus berjalan beriringan dengan kepatuhan pada konstitusi, hukum, dan aturan yang berlaku.

Pembentukan tim investigasi independen juga sebelumnya telah disetujui Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB).

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyampaikan bahwa format tim investigasi tersebut akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak Istana.

“Presiden menyetujui pembentukan itu dan detailnya tentu nanti pihak Istana akan menyampaikan bagaimana formatnya,” kata Lukman.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X