Ia menambahkan, setiap laporan akan diverifikasi untuk memastikan apakah substansinya memenuhi unsur tindak pidana korupsi.
Dugaan mark up hingga 3 kali lipat
Mahfud sebelumnya memicu sorotan publik setelah mengungkap dugaan penggelembungan anggaran proyek Whoosh dalam siaran di kanal YouTube Mahfud MD Official pada 14 Oktober 2025.
“Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per satu kilometer kereta Whoosh itu 52 juta dolar AS, tetapi di China sendiri, hitungannya 17–18 juta dolar AS, naik tiga kali lipat,” ungkap Mahfud.
Ia meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui siapa pihak yang diduga menaikkan anggaran tersebut.
“Harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini,” tegasnya.
Perseteruan pernyataan antara Mahfud MD dan KPK ini pun menjadi sorotan publik, terutama karena menyangkut transparansi proyek strategis nasional yang menyedot dana triliunan rupiah.***
Artikel Terkait
86 Kepala daerah siap ikuti retret gelombang II di IPDN Jatinangor, Wamendagri: Gunakan kereta cepat Whoosh ke Bandung
Operasional kereta cepat Whoosh sering terganggu akibat layang-layang, KCIC catat 20 kejadian di Juni
Curhat Mahfud MD usai cucunya keracunan MBG: Ingatkan bukan soal angka, tapi nyawa manusia
Mahfud MD puji gaya berani Menkeu Purbaya: Warna baru dalam keuangan negara
Polemik utang Whoosh Rp116 triliun: Menkeu Purbaya tegas tolak gunakan APBN, Danantara siapkan skema pembayaran
Luhut tegaskan utang Whoosh tak sentuh dana APBN: Tunggu Keppres restrukturisasi dan minta publik pahami data sebelum komentar
KPK respons isu mark up proyek Whoosh usai Mahfud MD ungkap perbedaan hitungan Indonesia dan China