GENMILENIAL.ID — Setelah 10 tahun buron, Sulaiman Daud, terpidana kasus narkotika kelas kakap dengan barang bukti 355 kilogram ganja, akhirnya berhasil ditangkap di Provinsi Aceh.
Penangkapan ini menambah daftar panjang jaringan narkotika besar yang pernah mengguncang Indonesia.
Plh Kasi Penkum Kejati Sumut Muhammad Husairi membenarkan penangkapan tersebut dan menyebut bahwa Sulaiman telah lama masuk daftar pencarian orang sejak 2015.
“Sulaiman Daud telah buron sejak tahun 2015,” ujar Husairi dalam keterangan resminya, Jumat, 17 Oktober 2025.
Vonis seumur hidup dan barang bukti 355 kg ganja
Sulaiman sebelumnya dijatuhi vonis penjara seumur hidup berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 560/PID.SUS/2015/PT-MDN tertanggal 6 Oktober 2015.
Ia terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena menerima dan menyerahkan ganja seberat 355 kilogram.
“Setelah diamankan, terpidana langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Gayo Lues untuk dieksekusi di Lapas setempat,” jelas Husairi.
Baca Juga: KPK respons isu mark up proyek Whoosh usai Mahfud MD ungkap perbedaan hitungan Indonesia dan China
Ancaman jaringan narkoba dari dalam negeri hingga internasional
Penangkapan Sulaiman mengingatkan publik bahwa jaringan narkotika di Indonesia masih sangat aktif dan melibatkan pemain lintas wilayah bahkan lintas negara.
Beberapa nama besar yang pernah mengguncang Indonesia di antaranya:
1. Dewi Astutik
Artikel Terkait
Sudah ditemukan sejak September 2024 lalu, mengapa ladang ganja di Bromo baru terungkap?
Larangan menerbangkan drone di TNBTS disebut karena takut ketahuan ada ladang ganja, Menhut ungkap justru bisa membantu menemukan titik
Viral penemuan ladang ganja di Kawasan Gunung Bromo, ini dampak pada jalur pendakian Bromo dan Semeru
Jarred Shaw ditangkap karena ‘permen ganja’, Kapolres: Ingin bagi-bagi ke teman
Mahasiswa di Bima diamankan karena tanam ganja secara hidroponik di kolong rumah panggung
Bareskrim bongkar ladang ganja 25 hektare di Aceh, 180 ton tanaman dimusnahkan, dua pelaku terancam hukuman mati
Berkali jatuh di lubang sama, Ammar Zoni diduga kendalikan jual beli sabu dan ganja sintetis dari Rutan Salemba