Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 14:54 WIB
Tim SAR masih melakukan proses evakuasi korban Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo (Instagram/kantorsar_semarang)
Tim SAR masih melakukan proses evakuasi korban Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo (Instagram/kantorsar_semarang)

Baca Juga: Komitmen pemerataan pembangunan, Kang Rey resmikan ruas Jalan Tambakmekar–Kasomalang

Proses evakuasi capai 50 persen

Nanang memperkirakan proses evakuasi telah mencapai sekitar 50 persen. Ia menargetkan pencarian bisa tuntas hingga akhir pekan.

“Kalau kami lihat dari perhitungan secara matematis, mungkin sampai sore besok atau hari Minggu,” katanya.

Meski demikian, proses pembongkaran dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko runtuhan baru.

“Kalau terlihat korban meskipun kondisinya masih terjepit, akan kami lakukan proses evakuasi juga,” tegasnya.

Baca Juga: DPR geram 1.200 ton beras SPHP nyaris rusak, bulog siapkan reprocessing cuci ulang sebelum disalurkan

Evakuasi berubah setelah golden time berakhir

Nanang menjelaskan, metode evakuasi berubah setelah masa golden time (tiga hari pertama) berakhir.

Pada tahap awal, tim SAR bekerja manual di area sempit dan berisiko tinggi demi menyelamatkan korban hidup.

“Awalnya kami harus merangkak di bawah reruntuhan dengan ruang hanya beberapa sentimeter. Saat itu kami fokus memberikan oksigen dan minuman kepada korban yang masih hidup,” jelasnya.

Kini, pencarian dilakukan dari sisi luar menggunakan alat berat agar proses pembongkaran berjalan lebih cepat dan aman.

Baca Juga: Program awal Lurah Sukamelang: Penguatan karang taruna, UMKM, hingga bank sampah

Masih ada 55 korban diduga terjebak

Hingga saat ini, sebanyak 55 orang masih diduga tertimbun puing bangunan.

Tim DVI Polda Jatim menyiagakan 150 tenaga medis serta menyediakan cold storage untuk membantu proses identifikasi jenazah.

Pihak kepolisian, BPBD, dan relawan terus bekerja sama dengan tim SAR untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan seluruh korban dapat dievakuasi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X