Program awal Lurah Sukamelang: Penguatan karang taruna, UMKM, hingga bank sampah

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Lurah Sukamelang, Anas Hamzah berikan keterangan pers pada awak media, Jumat 3 Oktober 2025
Lurah Sukamelang, Anas Hamzah berikan keterangan pers pada awak media, Jumat 3 Oktober 2025

GENMILENIAL.ID – Anas Hamzah resmi menjabat sebagai Lurah Sukamelang, Kecamatan Subang, pasca dilantik Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Jumat, 26 September 2025, di Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati.

Anas sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan di Kelurahan Pasir Kareumbi dan telah mengabdi sebagai ASN sejak 2009.

Dalam wawancara dengan GenMilenial.id di kantor Kelurahan Sukamelang, Jumat, 3 Oktober 2025, Anas menegaskan bahwa program awal kepemimpinannya adalah memperkuat lembaga dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Ziarah nasional di TMP Cidongkol: Momentum HUT ke-80 TNI, Subang teguhkan semangat persatuan

“Pertama-tama mungkin kita penguatan dulu ya, khususnya lembaga di kelurahan. Bukan hanya lurah, tapi juga Karang Taruna, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, sampai sektor ekonomi seperti koperasi yang belum berjalan,” ujarnya.

Selain pelayanan administrasi, Anas menyoroti potensi geografis Sukamelang yang berada di jalur perdagangan mulai dari exit tol Subang hingga flyover.

Ia menyebut aset pasar terminal, jalur usaha, hingga potensi UMKM akan menjadi prioritas kerja sama dengan RT/RW, PKK, dan kader Pos KB.

“Di sini ada 18 RW dengan masing-masing sampai 7 RT. Saya akan gali potensi produk untuk jadi brand Kelurahan Sukamelang,” katanya.

Baca Juga: Cerita pilu kakak yang sempat selamatkan adiknya, 5 santri tewas akibat reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Anas juga menyoroti aset olahraga, termasuk tiga lapangan sepakbola dan Sirkuit Gery Mang.

Menurutnya, potensi itu bisa dimanfaatkan untuk pembinaan generasi muda, terutama dalam bidang olahraga.

Sampah jadi isu sensitif

Di tengah berbagai program, Anas menekankan bahwa pengelolaan sampah adalah isu prioritas. Ia berencana membentuk bank sampah agar pengelolaan lebih mandiri di tingkat lokal.

“Tujuannya sampah di Sukamelang harus habis di Sukamelang. Nanti masyarakat bisa nabung sampah, ditukar dengan uang atau beras. Ini masih kita rembukkan dengan RT/RW,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X