GENMILENIAL.ID – Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan siber bermodus fake BTS (base transceiver station palsu) yang digunakan untuk mencuri data perbankan milik warga.
Dua warga negara Malaysia berinisial OKH (53 tahun) dan CY (29 tahun) ditangkap setelah terbukti menyebarkan ribuan SMS phishing ke masyarakat.
Kepala Sub Bidang Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan, para pelaku mengirimkan lebih dari 15.000 SMS palsu yang mengatasnamakan sejumlah bank swasta di Indonesia.
“Modus SMS blasting palsu atau fake SMS yang mengatasnamakan beberapa bank swasta,” kata Reonald, dikutip Rabu, 25 Juni 2025.
Dalam penyelidikan lanjutan, polisi mengidentifikasi seorang pelaku lain yang masih buron, yakni LW (35 tahun), juga asal Malaysia.
Ia diduga menjadi otak operasi dan mengendalikan dua pelaku dari luar negeri.
SMS palsu yang dikirim berisi tautan jebakan, seolah berasal dari pihak bank resmi, dengan dalih verifikasi akun atau pengingat masa berlaku poin reward.
Setelah tautan diklik, korban diarahkan ke situs tiruan untuk mengisi data pribadi seperti user ID, PIN, hingga kode OTP, yang kemudian digunakan pelaku untuk menguras rekening.
“Sudah ada empat laporan polisi dengan total kerugian mencapai Rp200 juta,” kata Kepala Subdit Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon.
Salah satu korban bahkan kehilangan uang Rp100 juta setelah mengklik tautan palsu yang mengatasnamakan Bank BCA.
Dalam operasi penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain antena pemancar, empat ponsel, receiver Novotel, beberapa kartu perdana lokal, serta aplikasi Super Silver APK LGT.
Semua perangkat itu dipasang dalam mobil, yang digunakan pelaku untuk berkeliling dan menyebarkan sinyal jebakan ke area padat penduduk.
Artikel Terkait
Beroperasi selama hampir 3 tahun! intip 4 fakta kasus bandar judi online asal Kamboja bareng sindikat jual beli rekening di Jakbar
Komdigi blokir ratusan rekening bank yang dipakai aktivitas judi online, waduh BCA jadi yang terbanyak!
Tak lagi merogoh dana pribadi, mulai Februari 2025 pemerintah akan transfer uang lebih dulu ke rekening mitra MBG
Semua asetnya sisa 1 rumah dan saldo rekening tinggal Rp100 ribu demi bantu keluarga, Nunung: Kalau saya stop, mereka mau gimana?
Pemblokiran massal rekening bank ramai di medsos, PPATK jelaskan alasan dan cara mengurusnya
PPATK blokir massal rekening terkait judol, ini 2 cara membukanya kembali
Polisi tangkap dua pembobol rekening bermodus APK, pensiunan rugi Rp304 juta