Pernyataannya soal gaji hingga obesitas tuai sorotan, Menkes Budi: Niat saya sebenarnya baik

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:10 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin (Instagram.com/@bgsadikin)
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin (Instagram.com/@bgsadikin)

GENMILENIAL.ID - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengklarifikasi sejumlah pernyataannya yang sempat memicu kontroversi di media sosial.

Ia menyebut, maksud dari pernyataan-pernyataan tersebut sebenarnya bertujuan baik, meski akhirnya menuai reaksi beragam dari publik.

Salah satu pernyataan yang disorot publik adalah soal pendapatan Rp15 juta yang dikaitkan dengan kesehatan masyarakat.

Pernyataan itu sempat menuai kritik, mengingat rata-rata penghasilan warga Indonesia masih berada di kisaran Rp5 juta.

Baca Juga: Airlangga ungkap rencana diskon listrik, Menteri ESDM Bahlil: Saya belum tahu

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin, 26 Mei 2025, Budi menjelaskan bahwa angka Rp15 juta itu merujuk pada definisi negara maju menurut Bank Dunia.

“Untuk jadi negara maju kita harus rata-rata pendapatan Rp15 juta, dan kita harus ngangkat bersama-sama untuk bisa jadi ke sana. Masyarakatnya juga harus sehat,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa niat dari pernyataan tersebut adalah untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dalam rangka menuju Indonesia sebagai negara maju.

Namun demikian, Budi mengakui bahwa sebagian ucapannya justru menjadi bahan perdebatan dan dipotong-potong saat disebarkan di media sosial.

Baca Juga: Polisi bongkar praktik aborsi ilegal di Makassar, mahasiswi dan ASN Puskesmas terlibat

“Apa yang saya omongin sekarang salah semua, padahal niatnya sebenarnya baik,” ucap Budi.

“Dipotong dan disebarkannya seperti itu, saya juga bingung apa yang terjadi.” sambungnya.

Budi juga menanggapi kembali pernyataannya yang menyebut ukuran celana jeans pria 33–34 lebih berisiko 'cepat menghadap Allah'.

Ia menyampaikan bahwa pernyataan tersebut dilontarkan dalam konteks hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang menunjukkan tingginya angka obesitas, diabetes, dan hipertensi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X