GENMILENIAL.ID – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah oleh Hanania Travel terus bergulir dan memasuki babak baru.
Jumlah korban yang melapor kini bertambah signifikan, seiring munculnya gelombang laporan terbaru ke pihak kepolisian.
Terbaru, sebanyak 620 orang melaporkan diri sebagai korban dalam gelombang ketiga ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu 17 Juni 2026.
Laporan ini melengkapi dua gelombang sebelumnya yang telah lebih dulu masuk sejak akhir Mei 2026.
Total korban tembus 1.286 orang
Korban dalam laporan gelombang ketiga diwakili oleh pengacara Joddy Mulyasetya Putra.
Ia mengungkapkan bahwa total korban dari seluruh laporan yang masuk hingga saat ini mencapai 1.286 orang.
“Gelombang ketiga sudah terdapat yang akan kita laporkan ke pihak Polda, itu kurang lebih ada 620 pax yang jadi korban,” kata Joddy kepada awak media.
Ia menambahkan, total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp35,3 miliar.
“Jumlah data yang sudah kami sampaikan ke Polda dari gelombang 1, 2, dan 3 ada 1.286 pax dengan total nominal Rp35,3 miliar,” jelasnya.
Ada korban calon jemaah haji plus
Tak hanya jemaah umrah, kasus ini juga menyeret calon jemaah haji plus. Joddy menyebut terdapat empat orang yang telah menyetorkan dana, namun tidak diproses sebagaimana mestinya.
Artikel Terkait
Rifaldy Fajar buka suara soal viralnya dugaan penipuan riset, akui catut nama sejumlah kampus tanpa izin: Kami mohon maaf
Kasus Hanania Travel: Penipuan umrah Rp12 miliar, gagal berangkatkan ratusan jemaah sesuai jadwal
Cerita jemaah umrah Hanania Travel, diminta pelunasan seminggu setelah bayar DP: Kayak dikejar utang
Viral curhatan mantan partner, blak-blakan sebut Farhan 2 kali curi idenya untuk jalankan Hanania Travel
Polisi ungkap bos Hanania Travel pakai uang jemaah untuk bayar influencer promosi paket umrah
Gunakan uang jemaah di luar kepentingan umrah hingga endorse influencer, polisi bakal periksa aliran dana Hanania Travel
Jadi korban penipuan Hanania Travel, viral cerita perjuangan 2 tahun menabung umrah: Sekarang ibuku hanya bisa menangis