Update terbaru korban penembakan 5 WNI di Malaysia, korban jiwa bertambah, total 2 orang meninggal dunia

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 6 Februari 2025 | 11:33 WIB
Foto ilustrasi pistol untuk menembak (Pixabay/Brett_Hondow)
Foto ilustrasi pistol untuk menembak (Pixabay/Brett_Hondow)

“KBRI Kuala Lumpur terus mengupayakan proses identifikasi antara lain melalui rekam biometrik,” imbuhnya.

Info 5 WNI yang jadi korban penembakan aparat Malaysia

Ada 5 Warga Negara Indonesia yang terkena timah panas aparat Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia atau APMM.

Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap mekanisme harga gas LPG 3 kg dari agen hingga pengecer: Rp19.000 itu sudah mahal

Insiden penembakan itu terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Disebutkan jika 5 WNI tersebut adalah Pekerja Migran Indonesia atau PMI yang menggunakan jalur ilegal.

Dari kejadian itu, satu orang dengan inisial B dinyatakan meninggal dunia dan sudah dimakamkan di kampung halamannya di Riau.

Kemudian korban dengan inisial HA dan MZ berasal dari Riau adalah dua orang yang kondisinya stabil dan bisa memberikan keterangan.

Baca Juga: Insiden kecelakaan maut di gerbang tol Ciawi sebabkan 3 mobil terbakar hingga menelan 8 korban jiwa, AHY: Jangan lagi ada pihak yang lalai

Keduanya juga korban yang membantah adanya tindakan penyerangan kepada aparat APMM.

Dua korban lainnya, yakni MH berasal dari Aceh dan sudah dirawat di kamar biasa setelah sebelumnya dirawat intensif.

Lalu korban meninggal dunia terbaru, sebelumnya dinyatakan kritis usai menjalani operasi.

Identitas nama dan asal daerah masih menjadi teka-teki tim penyelidik.

Baca Juga: GERAK gelar 'Ngopi Senja' menakar kontribusi APBD Jakarta dalam penguatan ekonomi masyarakat

Kepolisian Malaysia menangkap 1 WNI dan mengejar WNI lainnya yang masih buron

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Malay Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X