Setiap cabang menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi bagi peserta dan penonton untuk menggali lebih dalam makna ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang usia, pendidikan, dan daerah menunjukkan bahwa Al-Qur’an masih menjadi pusat kehidupan spiritual masyarakat Jawa Barat.
Kang Dedy pun menutup pesannya dengan harapan agar kegiatan MTQH menjadi titik awal perjalanan panjang menuju masyarakat yang lebih religius.
“MTQH ini bukan titik akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang kita menuju masyarakat yang Qur’ani, berakhlak, dan istimewa.”***
Artikel Terkait
Pawai ta'aruf turut meriahkan pembukaan MTQ ke-39 Kabupaten Subang
Buka MTQ Ke-39, Bupati Subang bicara tentang peradaban, yang dimulai dengan kualitas SDM dan tingkat pendidikan yang berakhlak
Juara umum MTQ ke-39 diraih oleh Kecamatan Ciasem, Pemda Subang nyatakan komitmenya untuk dukung kegiatan berbasis keagamaan
Dr. Imran hadiri opening ceremony MTQ ke-38 tingkat Provinsi Jawa Barat
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan pentingnya ketertiban umum sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat
Kementerian PKP perkuat sinergi data dan perumahan MBR di Jawa Barat, Subang salah satu daerah prioritas
Lembur Pakuan: Pesona kampung Gubernur Jawa Barat yang menyulap Subang jadi destinasi favorit