MTQH ke-39 di Jawa Barat, gema spirit Qur’ani untuk masyarakat lebih religius dan berkarakter

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 16 Juni 2025 | 23:16 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi membuka MTQH ke-XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat di DOM Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung pada Minggu, 15 Juni 2025 (Dok. Istimewa)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi membuka MTQH ke-XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat di DOM Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung pada Minggu, 15 Juni 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat resmi dibuka pada Minggu, 15 Juni 2025 di DOM Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung.

Mengusung tema 'Cahaya Al-Qur’an, Spirit Lebih Bedas Menuju Jawa Barat Istimewa', ajang ini menjadi lebih dari sekadar perlombaan, melainkan perwujudan semangat membumikan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan masyarakat.

Ribuan peserta dan penggembira dari 27 kabupaten/kota hadir membawa semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an.

Baca Juga: Antusiasme masyarakat padati booth DEFEND ID di hari keempat Indo Defence 2024

Pawai ta’aruf yang mengawali pembukaan pun berlangsung meriah, menggambarkan keragaman dan kekuatan ukhuwah Islamiyah di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan bahwa MTQH bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga momentum untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat.

“Al-Qur’an harus hadir di setiap ruang kehidupan—dari rumah, sekolah, hingga pemerintahan. Kita tidak sedang berlomba untuk menang, tetapi untuk menanam nilai yang akan hidup dalam diri generasi kita,” ujar Kang Dedy.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti MTQH, masyarakat Jawa Barat, terutama generasi muda, dapat terus tumbuh menjadi pribadi yang religius, toleran, dan berkarakter Qur’ani.

Baca Juga: Ikut aksi Global March to Gaza, Zaskia Adya Mecca nyaris ditahan aparat Mesir

Hal senada disampaikan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, yang turut hadir bersama jajaran Pemkab Subang dan 22 kafilah perwakilan daerahnya.

Menurutnya, MTQH adalah salah satu jalan untuk membentuk masyarakat madani yang mencintai ilmu, damai dalam keberagaman, dan kuat secara spiritual.

“Spirit Qur’ani inilah yang kami bawa dari Subang—membangun masyarakat dengan akhlak, ilmu, dan cinta damai,” tutur Reynaldy.

MTQH ke-39 ini akan berlangsung hingga 22 Juni 2025 dengan sembilan cabang lomba, termasuk tilawah, tafsir, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga hafalan hadits.

Baca Juga: Keluar dari persembunyian, Netanyahu ancam Iran: Mereka akan membayar mahal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X