Raih juara kompetisi essay, sosok gadis belia membuka mata kita tentang pemandangan laut yang keruh menjadi indah

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 08:54 WIB
Ilustrasi pemandangan lautan yang indah. (Unsplash.com Sean Oulashin)
Ilustrasi pemandangan lautan yang indah. (Unsplash.com Sean Oulashin)

GENMILENIAL.ID – Banyak orang yang menginginkan aktivitas liburan di pantai untuk sekadar memandang matahari terbenam (sunset).

Sayangnya, terkadang keadaan pantai atau yang keruh dan kotor membuat mereka enggan untuk berlama-lama menghabiskan waktu di pinggir pantai.

Lain halnya dengan kebanyakan orang, seorang remaja berusia 13 tahun asal Selangor, Malaysia, bernama Liew Erynn yang justru tetap ingin berada di pinggir pantai terlepas apapun keadaannya.

Liew tidak peduli tentang keadaan laut yang keruh dan kotor dapat mempengaruhi suasana hati seseorang menjadi buruk karena pemandangannya yang tidak layak dipandang mata.

Baca Juga: Deposito tetiba lenyap, nasabah BSI KCP Seutui Banda Aceh tuding geliat penipuan oknum pegawai customer service

Sebagai penggemar berat sastra fantasi dan imajinasi, Liew juga menuliskan banyak kejadian yang tampak di depan matanya setiap dirinya berlibur ke pantai. 

Terutama, Liew gemar menjelajahi kehidupan laut, mulai dari snorkeling sampai dengan menyaksikan penetasan penyu dan melepaskan kembali bayi penyu ke laut.

Berawal dari kebiasaan tersebut, Liew mengaku mendapatkan inspirasi untuk menulis tentang isu-isu seperti penangkapan ikan yang berlebihan, perubahan iklim, hingga polusi plastik di kawasan laut.

"Kunjungan itu selain memberiku waktu liburan juga membuat aku berpikir tentang berbagai isu terkait lautan yang sesungguhnya," kata Liew dalam pengantar tulisan essay dirinya untuk Kompetisi Esai Persemakmuran Ratu (QCEC) 2024.

Baca Juga: Ironi ketahanan pangan di wilayah Papua Selatan, lahan pertanian melimpah namun minim produktivitas

Sebagai penulis pemula, Liew telah menemukan cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang topik-topik terkait laut dalam esai tersebut.

Tidak diduga sebelumnya, Liew ternyata berhasil menyabet gelar juara kompetisi essay yang diselenggarakan oleh Royal Commonwealth Society of the United Kingdom itu.

Dikutip dari The Star, gadis belia itu dinobatkan sebagai 'Pemenang Junior' dan akan berangkat ke London pada bulan November 2024 mendatang.

Siswi Sekolah Internasional Tzu Chi Kuala Lumpur itu akan mengikuti kegiatan pendidikan dan budaya sebelum menghadiri upacara penghargaan khusus yang diselenggarakan oleh Ratu Camilla di Istana Buckingham.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: The Star

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X