Apa itu dengki? mengupas fenomena emosi negatif dan cara mengatasinya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 12 Juni 2024 | 07:23 WIB
Ilustrasi (Pixabay_regencygirl123)
Ilustrasi (Pixabay_regencygirl123)

Produktivitas dan kepuasan pribadi

Seseorang yang terobsesi dengan rasa dengki sering kali mengabaikan potensi dan pencapaian diri sendiri.

Mereka lebih fokus pada keberhasilan orang lain daripada pada perkembangan pribadi, yang bisa menghambat produktivitas dan kepuasan diri.

Akar penyebab dengki

Dengki biasanya muncul dari kombinasi faktor psikologis dan sosial:

Baca Juga: Kapolres Subang minta anggotanya lakukan pengamanan aksi unjuk rasa buruh sesuai dengan SOP dan humanis

Kecenderungan psikologis

Perasaan rendah diri, kurangnya penghargaan diri, dan rasa ketidakpuasan terhadap hidup sering kali menjadi pemicu utama dengki.

Individu dengan pandangan negatif terhadap diri sendiri lebih rentan mengalami dengki.

Lingkungan sosial

Tekanan sosial, kompetisi yang tidak sehat, dan ekspektasi berlebihan dari keluarga atau masyarakat dapat memicu perasaan dengki.

Melihat pencapaian orang lain melalui media sosial juga sering menjadi faktor yang memperburuk rasa dengki.

Baca Juga: Hj. Ernawati terpilih menjadi Ketua APDESI Kabupaten Subang periode 2024-2029

Mengatasi dengki

Mengelola dan mengatasi rasa dengki memerlukan kesadaran diri dan pendekatan yang konstruktif:

Meningkatkan penghargaan diri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X