Kunjungan Sari Ater turun 40–50 persen, pelaku usaha berharap kebijakan efisiensi dan larangan study tour dilonggarkan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 20 September 2026 | 13:55 WIB
Director of Sales Sari Ater Hot Springs Ciater, D.S. Setiadhi atau Adhi, saat ditemui di Sari Ater, Sabtu, 19 September 2026
Director of Sales Sari Ater Hot Springs Ciater, D.S. Setiadhi atau Adhi, saat ditemui di Sari Ater, Sabtu, 19 September 2026

“Saya berharap dari pemerintah dapat melonggarkan terkait kebijakan efisiensi, kemudian terkait kebijakan larangan melakukan study tour atau study banding,” ujarnya.

Baca Juga: Data 94 warga NTT meninggal dunia di pengungsian jadi sorotan, BNPB sebut pelayanan medis maksimal hingga masalah penyakit bawaan

Menurut Adhi, wisatawan lokal dari Jawa Barat masih perlu diperkuat karena jumlahnya dinilai masih sedikit dibandingkan wisatawan dari sejumlah daerah lain seperti Jawa Tengah dan Banten.

Sementara itu, Sari Ater terus memburu pasar dari luar kota dan berharap kunjungan kembali meningkat menjelang akhir tahun, terutama ketika perusahaan mulai banyak menggelar kegiatan akhir tahun.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kecilkan dapur MBG, perluas kesempatan usaha untuk rakyat

Minggu, 13 September 2026 | 21:18 WIB
X