Suplai air ke Pelabuhan Patimban masih 2 liter per detik, Perumda TRS bidik APBN 2027

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:33 WIB
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang (TRS), Lukman Nurhakim, saat memberikan keterangan terkait penguatan jaringan air bersih di kawasan Pantura dan Pelabuhan Patimban, Subang (Dok. Istimewa)
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang (TRS), Lukman Nurhakim, saat memberikan keterangan terkait penguatan jaringan air bersih di kawasan Pantura dan Pelabuhan Patimban, Subang (Dok. Istimewa)

Saat ini, pasokan air untuk kawasan tersebut berasal dari wilayah Pamanukan dengan sumber air dari Binong dan Tarum Timur.

Program bantuan APBN berhenti sejak 2024

Lukman menjelaskan, Perumda TRS sebelumnya pernah mendapatkan dukungan APBN melalui program bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Program tersebut telah membantu pengembangan pelayanan air bersih sejak 2011. Namun, bantuan tersebut terakhir diterima perusahaan pada 2023 dan berhenti mulai 2024.

"Untuk tahun 2026 kami tidak mendapatkan penyertaan modal, baik dari APBD maupun APBN. Program MBR dari APBN itu terakhir 2023 dan berhenti mulai 2024," ujar Lukman.

Baca Juga: Momen wisatawan saling berpegangan di Pulau Padar saat terjadi gempa bumi: Jangan panik guys!

Sementara itu, penyertaan modal yang diterima Perumda TRS pada 2025 digunakan untuk sejumlah kebutuhan prioritas.

Di antaranya pembangunan Water Treatment Plant atau WTP Cijambe, penambahan jaringan pelanggan di wilayah Pantura, serta pengadaan pompa cadangan.

Dengan tidak adanya penyertaan modal pada 2026, perusahaan kini mendorong adanya dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan jaringan perpipaan di kawasan strategis tersebut pada 2027.

Perumda TRS layani sekitar 50 ribu pelanggan

Selain memperkuat pelayanan di kawasan Pelabuhan Patimban, Perumda TRS juga terus melakukan pengelolaan terhadap pelanggan yang saat ini mencapai sekitar 50 ribu sambungan.

Baca Juga: Cerita warga yang sedang menginap di hotel Labuan Bajo, ungkap air laut mulai surut saat gempa susulan

Jumlah pelanggan tersebut bersifat dinamis karena perusahaan melakukan penertiban terhadap pelanggan yang memiliki tunggakan sesuai ketentuan.

Lukman menjelaskan, pelanggan yang menunggak selama dua bulan dapat dikenai penutupan sementara. Sementara pelanggan dengan tunggakan hingga tiga bulan dapat dilakukan pencabutan meteran air.

Di sisi lain, Perumda TRS tengah mengajukan revisi Peraturan Daerah terkait modal dasar perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X