Bidik PAD Rp1,045 triliun di 2026, Bapenda Subang fokus garap pajak restoran hingga pabrik baru

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 20 Januari 2026 | 17:01 WIB
Kepala Bidang Pendataan dan Penilaian (Pendanil) Bapenda Subang, Deden Sujatnika
Kepala Bidang Pendataan dan Penilaian (Pendanil) Bapenda Subang, Deden Sujatnika

“Kadang beli tanah bertahap, pembangunan bertahap. Ini yang terus kita kejar pendataannya agar sesuai kondisi riil,” tambahnya.

Baca Juga: Pendaki diduga hilang di Bukit Mongkrang, BPBD kerahkan 150 personel dan hentikan pencarian sementara

Evaluasi 2025: Realisasi PAD tembus 90 persen

Untuk tahun 2025, Bapenda Subang mencatat realisasi PAD mencapai Rp871,1 miliar dari target Rp961,5 miliar, atau sekitar 90,60 persen.

Sementara itu, realisasi pajak daerah mencapai Rp462,8 miliar dari target Rp519,7 miliar, atau sekitar 89,60 persen.

Capaian tersebut menjadi dasar optimisme Pemkab Subang dalam menetapkan target lebih tinggi di 2026.

Fokus pengawasan dan kepatuhan wajib pajak

Sementara itu, Kepala Bidang Penagihan, Pengawasan dan Pemeriksaan Bapenda Subang, Dwiki Alexandrio Abdurachman, menegaskan bahwa kunci pencapaian target 2026 terletak pada pengawasan dan kepatuhan wajib pajak.

Baca Juga: Kapolres Subang tekankan disiplin dan loyalitas dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

“Kami fokus pada pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan wajib pajak. Ini menjadi kunci agar target PAD Rp1,045 triliun bisa tercapai,” jelas Dwiki.

Menurutnya, saat ini Bapenda juga memperkuat sistem pengawasan seiring keterbukaan informasi publik dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Target sudah ditetapkan, sekarang tinggal bagaimana pengawasannya diperkuat dan wajib pajak taat. Itu fokus kami di 2026,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X