Pendaki diduga hilang di Bukit Mongkrang, BPBD kerahkan 150 personel dan hentikan pencarian sementara

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 20 Januari 2026 | 13:11 WIB
BPBD Kabupaten Karanganyar membeberkan hasil pencarian sementara terkait insiden pendaki yang diduga hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu (Instagram.com/@bpbdkaranganyar)
BPBD Kabupaten Karanganyar membeberkan hasil pencarian sementara terkait insiden pendaki yang diduga hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu (Instagram.com/@bpbdkaranganyar)

GENMILENIAL.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang diduga hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih belum membuahkan hasil.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar mengungkapkan bahwa pencarian hari pertama terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas.

Korban diketahui berinisial YAF (26 tahun) yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Senin, 19 Januari 2026.

Hingga sore hari, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan pendaki tersebut.

Baca Juga: Kapolres Subang tekankan disiplin dan loyalitas dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

BPBD kerahkan 150 personel untuk operasi pencarian

Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan bahwa operasi pencarian melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya.

“Pencarian kami mulai sejak pukul 07.00 WIB. Personel gabungan langsung menyisir jalur pendakian Bukit Mongkrang,” ujar Hendro di lokasi kejadian, Senin 19 Januari 2026. 

Namun hingga pukul 15.30 WIB, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Sampai sore hari ini, pencarian belum membuahkan hasil,” jelasnya.

Baca Juga: Togap MCI terjun langsung ke Aceh Tamiang, sebut lumpur capai 12 meter dan warga masih berjuang bangkit

Cuaca buruk jadi kendala utama pencarian

Hendro menjelaskan, faktor cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Hujan yang turun disertai kabut tebal menyebabkan jarak pandang terbatas dan meningkatkan risiko keselamatan tim di lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X