Bupati Subang buka fakta open bidding: Saudara ikut, hasil tetap gugur

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 9 Januari 2026 | 18:32 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi tegaskan komitmenya pada prinsip transparansi dan profesionalisme birokrasi saat melakukan pelantikan 8 pejabat Eselon II, Jumat 9 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi tegaskan komitmenya pada prinsip transparansi dan profesionalisme birokrasi saat melakukan pelantikan 8 pejabat Eselon II, Jumat 9 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi secara terbuka menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan profesionalisme birokrasi saat melantik delapan Pejabat Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Pelantikan yang berlangsung di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-alun Subang, Jumat 9 Januari 2026 itu merupakan hasil proses open bidding dan seleksi terbuka yang dijalankan secara normatif, akuntabel, serta tanpa praktik transaksional.

Tiga saudara Bupati ikut seleksi, nilai tidak memenuhi

Dalam sambutannya, Kang Rey, sapaan akrab Bupati Subang, secara blak-blakan mengungkap fakta bahwa tiga orang kerabatnya turut mengikuti seleksi jabatan, namun seluruhnya tidak lolos karena nilai yang diperoleh tidak memenuhi standar.

Baca Juga: Operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet resmi ditutup, Pemkot Magelang dukung pencarian mandiri

“Saya tidak punya kepentingan pribadi. Ada tiga saudara saya yang ikut open bidding, tapi nilainya jelek dan tidak saya titipkan,” tegas Kang Rey di hadapan tamu undangan.

Ia menegaskan, tidak ada intervensi apa pun dalam proses seleksi. Seluruh tahapan, mulai dari administrasi, asesmen kompetensi, hingga wawancara akhir, sepenuhnya mengacu pada rekomendasi panitia seleksi (pansel).

Seleksi jabatan ditegaskan zero rupiah

Kang Rey menekankan bahwa pengisian jabatan strategis di Pemkab Subang dilakukan dengan prinsip zero rupiah, sekaligus menjadi pesan kuat bahwa jabatan tidak bisa diperoleh melalui jalur kedekatan maupun uang.

“Menjadi kepala dinas itu gratis. Tapi timbal baliknya adalah kinerja. Sogok saya dengan kerja nyata, bukan dengan uang,” ujarnya.

Baca Juga: Viral dugaan pungli ke relawan bencana Aceh di Palembang, Dishub klaim pelaku bukan anggotanya

Menurutnya, rotasi, mutasi, dan promosi jabatan akan terus dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan, serta dapat diawasi publik secara terbuka.

Target kinerja 6 bulan, pejabat siap dievaluasi

Tidak berhenti pada pelantikan, Kang Rey langsung menetapkan target kinerja enam bulan bagi seluruh pejabat yang dilantik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X