Kepala BP Rebana, Helmy Yahya, membuka sesi dengan nada optimistis dan penuh energi. Ia menyebut banyak mitra internasional yang kini memperkuat interaksi dengan Rebana.
“JICA adalah friends of Rebana. Ada juga EU Asia, Belanda, Rusia, China, Australia,” ungkapnya.
Helmy menyebut Rebana kini menjadi salah satu kawasan ekonomi paling siap dikembangkan.
“Ini big thing. Enam kabupaten dan satu kota, 13 kawasan industri, dua KEK, dan status proyek strategis nasional. Ini bukti perhatian pemerintah,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya memperkuat identitas kawasan, mempercepat pengembangan Kertajati, hingga membangun ekosistem inovasi yang kelak bisa menjadi embrio 'Rebana Silicone Valley.'
Daya tarik investasi semakin kuat
Helmy juga menyinggung bahwa kepemimpinan nasional yang baru mendorong minat investor global untuk masuk ke Rebana.
“Kebutuhan perumahan, rumah sakit, sekolah, semuanya akan naik. Perizinan harus memudahkan investor,” katanya.
Ia memastikan BP Rebana siap membantu penyediaan lokasi, menyederhanakan jalur perizinan, dan membangun ekosistem tenaga kerja kompeten melalui program upscale dan upskilling.
JICA perkuat pendampingan teknis
Pertemuan ditutup dengan pemaparan teknis dari Hisako Kobayashi, Team Leader JICA Expert Team, yang menjelaskan arah pengembangan pusat industri hijau, termasuk strategi tata ruang, kesinambungan lingkungan, dan roadmap infrastruktur kawasan.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi Subang dan kawasan Rebana, menegaskan posisinya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi hijau dan modern di Jawa Barat.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemkab Subang kampanyekan aksi nyata lawan polusi plastik
DPRD soroti KUA-PPAS 2026, Pemkab Subang janji optimalkan PAD dan pastikan efisiensi APBD
Pemkab Subang klarifikasi program 'Nyaah Ka Indung', pastikan tak ada pungutan ASN dan sudah sentuh 1.038 lansia
Kebijakan baru Pemkab Subang: Tahun 2026, semua petani terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Hadapi cuaca ekstrem, Pemkab Subang tegaskan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi
Tirta Rangga Subang bedah penyebab NRW tinggi di Kasomalang, Dirut: Tidak sesederhana 'pipa bocor'
Peringatan HKN, Hari Guru, dan HUT Korpri di Subang: Kang Rey tegaskan komitmen siap pasang badan untuk guru