Subang gaspol jadi pusat industri hijau Rebana, Sekda Asep Nuroni tekankan transformasi dan sinergi dengan JICA

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 2 Desember 2025 | 20:04 WIB
Pemkab Subang tegaskan komitmennya dalam akselerasi transformasi kawasan Rebana jadi pusat industri hijau di Jawa Barat, Selasa 2 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Pemkab Subang tegaskan komitmennya dalam akselerasi transformasi kawasan Rebana jadi pusat industri hijau di Jawa Barat, Selasa 2 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmen besar untuk mengakselerasi transformasi kawasan Rebana sebagai pusat industri hijau baru di Jawa Barat.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni dalam Pertemuan Kedua Consultative Body Meeting Program Pembangunan Pusat Industri Hijau 2025 yang digelar di Laska Hotel Subang, Selasa 2 Desember 2025.

Pertemuan ini menjadi bagian penting dari kerja sama strategis Badan Pengelola Kawasan (BP) Rebana dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), sekaligus menandai masuknya pendampingan teknis dua tahun untuk percepatan pembangunan kawasan industri hijau.

Baca Juga: Bandung kenalkan ‘KTP Pohon’, warga bisa cek identitas dan kondisi pohon lewat QR Code

Subang mantapkan diri menjadi episentrum industri hijau

Sekda Asep menegaskan bahwa momentum ini menunjukkan arah baru pembangunan Subang, terutama setelah beroperasinya Pelabuhan Internasional Patimban yang menjadikan wilayahnya simpul logistik nasional dan global.

Ia menekankan bahwa pusat industri hijau yang sedang dirancang mencakup aspek energi efisien, pengurangan emisi, sirkularitas material, hingga penguatan tata ruang yang terintegrasi.

“Visi ini bukan hanya untuk industri, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat dan keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi siapkan moratorium penebangan hutan, ingatkan pentingnya menjaga bumi

Lima agenda strategis Pemkab Subang

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Asep memaparkan lima fokus komitmen Pemkab Subang:

  1. Penguatan infrastruktur pendukung kawasan seperti jalan, drainase, air baku, energi, dan jaringan telekomunikasi.
  2. Sinkronisasi tata ruang dengan memanfaatkan draft tata ruang dari JICA untuk penyempurnaan RTRW dan RDTR.
  3. Kolaborasi antardaerah di Kawasan Rebana, terutama untuk suplai tenaga kerja dan pengelolaan lingkungan.
  4. Penguatan ekonomi lokal agar UMKM ikut dalam rantai pasok industri hijau.
  5. Pengendalian dampak sosial–lingkungan melalui pengawasan terpadu dan edukasi masyarakat.

Baca Juga: Lemahnya verifikasi Bank Jateng, rekening bodong dibuat nasabah tanpa terdeteksi

“Pertemuan hari ini bukan hanya membangun infrastruktur industri, tetapi merancang sistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Asep.

BP Rebana: Rebana masuk mode percepatan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X