Bahkan, ada bupati yang disebut telah menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk mendukung program ini.
Baca Juga: Kondisi Ole Romeny belum pulih total, Kluivert siapkan 3 opsi striker pengganti di Timnas Indonesia
Pemerintah pusat juga siap memberikan dukungan pendanaan jika daerah kesulitan membangun fasilitas industri tersebut.
Cukai yang lebih adil dan transisi yang terukur
Wacana pemutihan ini akan dibarengi dengan kebijakan penyesuaian tarif cukai khusus bagi produsen kecil.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kini tengah menyusun formula baru agar industri kecil tetap hidup tanpa merugikan penerimaan negara.
“Kami tidak ingin industri kecil mati, tapi mereka juga harus ikut menyumbang ke penerimaan negara,” tegas Purbaya.
Baca Juga: Garuda Muda matangkan persiapan menuju SEA Games 2025: TC dua tahap, Marselino masih dalam radar tim
Menkeu memastikan bahwa kebijakan ini bersifat transisi, bukan pembiaran. Setelah diberi kesempatan untuk legalisasi, produsen yang tetap beroperasi ilegal akan ditindak tegas.
“Setelah ini, kami akan bertindak keras. Tidak ada lagi toleransi bagi produsen gelap,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Mobil BRV yang tabrak bus rombongan bonek lawan arah diduga karena bawa rokok ilegal
Kodim 0605 Subang bongkar penyelundupan ratusan ribu bungkus rokok ilegal
Tarif cukai rokok 2026 tidak naik, Menkeu Purbaya teken strategi hadang rokok ilegal
Polemik cukai rokok tinggi, pengamat nilai langkah Purbaya penting untuk penyerapan lapangan kerja
Kemenkes soroti konsumsi rokok, jadi akar penyebab stunting di Indonesia
Purbaya janji 'sikat' rantai rokok ilegal: Dari marketplace sampai warung kecil
Rokok jadi polemik ekonomi dan kesehatan, Menkeu Purbaya: Pilih yang paling bermanfaat untuk masyarakat