Subang tampilkan UMKM unggulan dan budaya lokal di Sunda Karsa Fest 2025

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 13:11 WIB
Kabupaten Subang tampilkan UMKM dan pelestarian budaya lokal pada gelaran Sunda Karsa Fest 2025 atau Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) di Trans Convention Center, Kota Bandung, Jumat, 18 Juli 2025 (Dok. Istimewa)
Kabupaten Subang tampilkan UMKM dan pelestarian budaya lokal pada gelaran Sunda Karsa Fest 2025 atau Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) di Trans Convention Center, Kota Bandung, Jumat, 18 Juli 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan pelestarian budaya lokal melalui keikutsertaan dalam Sunda Karsa Fest 2025 atau Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) yang digelar di Trans Convention Center, Kota Bandung, Jumat, 18 Juli 2025.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, bersama Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi hadir langsung dalam ajang bergengsi tahunan yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Event yang digagas oleh Dekranasda Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Bank Indonesia ini menjadi panggung strategis bagi Subang untuk menampilkan potensi unggulan daerah, khususnya sektor UMKM dan kekayaan budaya lokal.

Baca Juga: MK tolak permohonan naikkan syarat pendidikan Capres-Cawapres, tetap minimal lulusan SMA

Bupati Subang menyampaikan, partisipasi dalam Sunda Karsa Fest bukan hanya soal eksistensi di tingkat provinsi, tetapi bagian dari langkah konkret untuk mengangkat derajat pelaku UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk internasional.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Dengan membawanya ke level provinsi dan nasional, kita sedang membuka pintu pasar yang lebih besar bagi mereka,” ujar Kang Rey.

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Subang menghadirkan beragam produk unggulan seperti kerajinan tangan, batik Subang, olahan pangan lokal, serta produk kreatif yang telah dikembangkan melalui pembinaan Dekranasda dan kolaborasi dengan berbagai mitra.

Baca Juga: Connie Francis meninggal dunia di usia 87 tahun, lagu viral di TikTok tinggalkan warisan abadi

Wakil Bupati Subang beserta Ketua TP PKK Kabupaten Subang juga turut berpartisipasi dalam fashion show mengenakan busana khas daerah, sebagai bentuk promosi budaya Subang di mata publik Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menekankan pentingnya sinergi antara ekonomi kreatif, ekonomi syariah berbasis komunitas, dan digitalisasi.

Ia menyebut integrasi antara potensi budaya lokal dengan ekosistem UMKM akan menjadi kekuatan utama pembangunan daerah.

“Tidak cukup hanya produk. Kita harus dorong juga cerita di balik produk itu—kisah budaya, tradisi, dan nilai lokal yang melekat di setiap karya UMKM,” ujar Muhamad Nur.

Baca Juga: KPK soroti pentingnya pencegahan korupsi, Roadshow Antikorupsi 2025 singgah di Subang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyebut bahwa kemajuan suatu daerah tidak bisa hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, melainkan harus diimbangi dengan penguatan budaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X