GENMILENIAL.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian kawasan Subang Selatan, khususnya di wilayah wisata air panas Ciater dan sekitarnya.
Salah satu langkah konkret yang tengah ditempuh adalah rencana pembongkaran sekitar 300 vila liar yang berdiri di kawasan hutan lindung.
Hal ini disampaikan Kang Rey, sapaan akrab Bupati Subang dalam Rapat Koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung Pakuan, Bandung, pada Senin, 14 Juli 2025.
“Saat ini kami sedang berupaya mengembalikan lahan hutan lindung yang dipakai vila-vila ilegal. Di sana ada sekitar 300 vila liar, dan jika dibiarkan, bisa mengancam kelestarian air panas Sariater. Ini perlu langkah serius,” ujar Kang Rey.
Menurutnya, keberadaan vila liar di kawasan hutan lindung tak hanya melanggar tata ruang, tetapi juga berpotensi besar merusak lingkungan dan sumber daya alam, termasuk sumber air panas yang menjadi andalan pariwisata Subang.
Sebelumnya, Pemkab Subang juga telah melakukan penataan besar-besaran dengan membongkar hampir seribu bangunan liar di Subang Selatan.
Baca Juga: Polisi diserang pakai pisau saat gelar Operasi Patuh Nala di Bengkulu Tengah, pelaku ditangkap
Langkah ini dilakukan secara bertahap dengan dukungan penuh Pemprov Jawa Barat, termasuk pemberian kompensasi bagi warga terdampak.
Dalam rakor tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pengembalian fungsi hutan menjadi prioritas nasional.
Presiden Prabowo Subianto, katanya, menaruh perhatian serius terhadap rehabilitasi hutan dengan tanaman berdaya serap karbon tinggi sebagai bagian dari upaya penanggulangan krisis iklim.
“Pak Presiden ingin agar lahan hutan dikembalikan, tapi dengan jenis pohon yang sesuai karakteristik wilayah, agar bisa menjadi sumber karbon yang penting di masa depan,” kata Dedi.
Baca Juga: Ribuan pelamar kerja antre di Jalan Siliwangi Cianjur, tunjukkan tingginya kebutuhan lapangan kerja
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan dukungannya terhadap optimalisasi lahan milik negara seperti Perhutani dan PTPN agar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Respons aduan masyarakat, Polsek Subang lakukan penyisiran dan penertiban lokasi yang diduga dijadikan tempat judi sabung ayam
Dibalik penertiban, ada perlindungan untuk UMKM Subang
Polsek Subang intensifkan patroli, imbau warga aktif jaga keamanan lingkungan
Cabut izin tambang di Pulau Wawonii, Menhut tegaskan komitmen lindungi lingkungan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemkab Subang kampanyekan aksi nyata lawan polusi plastik
Bupati Subang hadiri Milangkala Cisalak ke-57: Kesejahteraan rakyat bukan sekadar omongan
Bupati Subang teken kesepakatan lintas instansi: Tak ada lagi warga 'dipingpong' urus layanan publik