Baca Juga: Polres Subang musnahkan 5 kg sabu hasil pengungkapan jaringan narkoba internasional
“Kita akan bergerak dengan cepat, tetapi kita juga akan bergerak dengan sangat teliti dan hati-hati,” pungkasnya.
Sebelumnya, pada Kamis 6 Maret 2025, Prabowo juga mengundang delapan pengusaha besar ke Istana Kepresidenan, termasuk Anthony Salim, Sugianto Kusuma, Prajogo Pangestu, dan Tomy Winata.
Langkah ini menunjukkan upaya nyata pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta.
Dengan strategi ini, diharapkan Danantara dapat berperan sebagai pengelola investasi yang mampu menjaga serta mengembangkan aset nasional dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan keberlanjutan.***
Artikel Terkait
Alasan Presiden Prabowo mengajak para mantan Presiden mengawasi Danantara: Dijaga figur yang cinta Indonesia
Tepis isu Danantara kebal hukum, Rosan Roeslani persilakan KPK dan BPK untuk mengaudit jika bermasalah
Masuk top 8 SWF dengan aset terbesar di dunia, Danantara bakal kelola aset negara RI Rp300 triliun hasil efisiensi anggaran
Danantara resmi berdiri, bagaimana nasib LPI Indonesia? intip banding-banding lembaga investasi era Prabowo vs Jokowi
Soroti masyarakat yang sangsi ke Danantara, SBY minta Rosan Roeslani cs tepis hingga buktikan kecemasan warga RI Itu tak terjadi
Buka opsi tokoh luar negeri, Prabowo ingin pejabat BPI Danantara bersih dari titipan
Prabowo gandeng investor global dan pengusaha Indonesia untuk perkuat Danantara