Danantara resmi berdiri, bagaimana nasib LPI Indonesia? intip banding-banding lembaga investasi era Prabowo vs Jokowi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 26 Februari 2025 | 02:41 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan) (Instagram.com/@jokowi)
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan) (Instagram.com/@jokowi)

GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Badan ini dibentuk untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis dengan modall kelolaan yang mencapai 900 miliar dolar atau setara Rp14.715 triliun.

"Danantara akan jadi dana kekayaan negara terbesar di dunia," ucap Prabowo dalam acara peresmian Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Prabowo juga menilai, Danantara sebagai kekuatan ekonomi dan investasi yang menjadi 'energi' masa depan di Indonesia. 

Baca Juga: Badan Gizi Nasional ungkap Makan Bergizi Gratis akan butuh Rp28 triliun per bulan di tahun 2026, ternyata ini penyebabnya!

"Danantara bukan sekadar badan pengelola investasi," tegas Prabowo.

"Lebih dari itu, Danantara harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang mampu mengoptimalkan pengelolaan kekayaan Indonesia dengan standar transparansi dan akuntabilitas yang tinggi," lanjutnya.

Berkaca dari hal itu, sebelumnya Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) juga pernah meluncurkan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) pada 2020 lalu.

Lantas, bagaimana perbedaan antara BPI Danantara besutan Prabowo dengan LPI Indonesia yang pernah dibangun Jokowi? Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Masuk top 8 SWF dengan aset terbesar di dunia, Danantara bakal kelola aset negara RI Rp300 triliun hasil efisiensi anggaran

 

1. Danantara vs LPI: Punya pilar yang berbeda

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Kepala BPI Danantara Kaharuddin Djenod mengatakan Danantara memiliki perbedaan dengan LPI Indonesia.

Kaharuddin menyebut, BPI Danantara akan memiliki tiga fungsi utama sebagai lembaga pengelola investasi yang dipisahkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X