Prabowo gandeng investor global dan pengusaha Indonesia untuk perkuat Danantara

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 11 Maret 2025 | 08:45 WIB
Presiden Prabowo mengundang investor dan pengusaha Indonesia untuk membahas Danantara (Instagram.com/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo mengundang investor dan pengusaha Indonesia untuk membahas Danantara (Instagram.com/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo Subianto mengundang Ray Dalio, investor ternama asal Amerika Serikat, bersama sejumlah pengusaha besar Indonesia dalam diskusi strategis mengenai pengelolaan investasi nasional.

Pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan pada Jumat 7 Maret 2025 ini menyoroti pentingnya masukan dari berbagai pihak untuk memperkuat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kritik konstruktif dan pengalaman dari para pelaku bisnis sangat dibutuhkan dalam menjalankan Danantara.

“Kami selalu memerlukan nasihat-nasihat kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain,” ujar Prabowo pada pertemuan tersebut.

Baca Juga: Sejarah panjang diciptakan Minyakita yang kini telah melenceng dari tujuannya dan berbagai kasus yang terjadi

Para pengusaha ternama yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Chairul Tanjung, James Riady, Tomy Winata, Hashim Djojohadikusumo, serta beberapa tokoh penting di sektor bisnis dan investasi.

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Danantara dirancang sebagai instrumen pengelola investasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing aset negara.

“Kita ingin memastikan bahwa aset-aset Indonesia dikelola sebaik mungkin, dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi,” kata Prabowo.

Baca Juga: Sebelum ditemukan Mentan, ternyata Mendag sudah pernah tutup satu pabrik Minyakita

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah bagaimana Danantara dapat menjalankan strategi investasi yang sejalan dengan kepentingan ekonomi nasional.

Prabowo menekankan bahwa efisiensi dalam pengelolaan aset harus menjadi prioritas agar Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Ray Dalio, sebagai salah satu investor global terkemuka, memberikan wawasannya mengenai bagaimana sebuah badan pengelola investasi dapat bekerja secara optimal.

Ia menyoroti pentingnya tata kelola yang baik serta pemahaman terhadap dinamika pasar global agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X