Selain itu, Prabowo juga menggarisbawahi bahwa Danantara merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengkonsolidasikan berbagai aset negara.
“BUMN dan usaha-usaha negara harus terus diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya agar mampu bersaing secara global,” tuturnya.
Dalam upaya memastikan keberhasilan Danantara, Prabowo berkomitmen untuk bergerak cepat namun tetap teliti dan berhati-hati.
“Kita akan bergerak dengan cepat, tapi kita akan bergerak dengan sangat teliti dan hati-hati,” tambahnya.
Baca Juga: Selidiki adanya dugaan mega korupsi di PLN dan dampak kerugian yang diciptakan
Sebelumnya, Prabowo juga mengadakan pertemuan dengan delapan pengusaha besar pada Kamis 6 Maret 2025 untuk membahas arah strategis Danantara.
Pertemuan tersebut melibatkan tokoh bisnis seperti Anthony Salim, Prajogo Pangestu, dan Tomy Winata.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan bahwa Danantara dapat berkembang sebagai pengelola investasi yang transparan, efisien, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi perekonomian Indonesia dalam jangka panjang.***
Artikel Terkait
Danantara resmi diluncurkan, Firnando H Ganinduto optimistis investasi naik signifikan
Alasan Presiden Prabowo mengajak para mantan Presiden mengawasi Danantara: Dijaga figur yang cinta Indonesia
Tepis isu Danantara kebal hukum, Rosan Roeslani persilakan KPK dan BPK untuk mengaudit jika bermasalah
Masuk top 8 SWF dengan aset terbesar di dunia, Danantara bakal kelola aset negara RI Rp300 triliun hasil efisiensi anggaran
Danantara resmi berdiri, bagaimana nasib LPI Indonesia? intip banding-banding lembaga investasi era Prabowo vs Jokowi
Soroti masyarakat yang sangsi ke Danantara, SBY minta Rosan Roeslani cs tepis hingga buktikan kecemasan warga RI Itu tak terjadi
Buka opsi tokoh luar negeri, Prabowo ingin pejabat BPI Danantara bersih dari titipan