Dugaan surat mahasiswi UNS yang lompat ke sungai sebut nama dosen, kampus ungkap sudah beri rekomendasi dan pendampingan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 7 Juli 2025 | 21:15 WIB
Momen pencarian mahasiswi DA dari UNS yang lompat ke Bengawan Solo, Surakarta (uns.ac.id)
Momen pencarian mahasiswi DA dari UNS yang lompat ke Bengawan Solo, Surakarta (uns.ac.id)

GENMILENIAL.ID – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali angkat suara terkait kasus mahasiswi berinisial DA yang diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke Sungai Bengawan Solo pada Selasa, 1 Juli 2025.

Dalam perkembangan terbaru, muncul dugaan bahwa DA meninggalkan surat sebelum insiden tersebut terjadi.

Surat itu berisi permintaan maaf kepada keluarga dan secara eksplisit menyebut nama salah satu dosen pembimbingnya.

Baca Juga: Zohran Mamdani resmi jadi cawalkot muslim pertama di New York, kalahkan Cuomo dengan suara telak

Menanggapi hal itu, Sekretaris Universitas yang juga menjadi Juru Bicara UNS, Prof. Dr. Agus Riwanto, menyatakan bahwa dosen yang dimaksud, yakni Dr. Sumardiyono, telah mengetahui kondisi kejiwaan DA dan justru memberikan banyak dukungan dalam proses akademiknya.

“Dr. Sumardiyono dan Kaprodi D4 K3 mengetahui kondisi kejiwaan mahasiswi yang bersangkutan dan telah memberikan rekomendasi kemudahan dalam proses penyusunan skripsi,” ujar Agus, dikutip dari laman resmi UNS, Rabu, 2 Juli 2025.

Bahkan, kata Agus, pihak kampus pernah menyurati keluarga agar DA beristirahat selama 3 bulan, namun permintaan itu ditolak oleh yang bersangkutan dengan alasan tidak ingin dikasihani.

Baca Juga: UNS akui mahasiswi yang lompat ke Sungai Bengawan Solo telah dapat pendampingan dan rekomendasi psikiater sejak awal tahun

Agus menambahkan bahwa Sumardiyono sempat kembali mendapat pengakuan dari DA mengenai keinginan mengakhiri hidup saat proses pengesahan skripsi pasca ujian.

“Bapak Sumardiyono menguatkan mahasiswi bahwa apa yang sudah dicapai adalah prestasi yang membanggakan,” kata Agus.

“Mahasiswi tersebut bahkan menyatakan ingin melanjutkan hidup dan membahagiakan keluarga serta institusi,” tambahnya.

DA diketahui merupakan mahasiswi angkatan 2021 dari Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Sekolah Vokasi UNS.

Baca Juga: Komisi IX DPR pertanyakan aturan izin dari BGN untuk pantau dapur MBG: Fungsi pengawasan tak perlu surat resmi

Ia juga telah menyelesaikan ujian skripsi dan tengah mengurus administrasi wisuda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X