GENMILENIAL.ID - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta tidak menerima mahasiswa baru pada tahun 2024 ini.
Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai istilah senior dan junior di lembaga pendidikan tersebut.
"Jangka pendek ini kami akan melakukan moratorium, di satu angkatan itu kita gak akan terima," kata Budi Karya dikutip dari PMJNews pada Jumat 10 Mei 2024.
Baca Juga: Ilmu semiotika, membongkar kode rahasia bahasa dan simbol
"Apa tujuannya? Agar memutus tradisi jelek, sehingga tidak ada lagi istilah senior dan junior," tambahnya.
Budi juga menuturkan bahwa asrama STIP Jakarta tidak lagi ditempati oleh taruna tingkat dua, selanjutnya para orang tua mahasiswa akan dilibatkan dalam pembentukan komite.
"Bahkan yang akan datang kami hanya akan memberikan tempat atau asrama hanya untuk tingkat satu. Tingkat dua kita minta untuk tinggal di sekitar kampus," kata Budi.
Baca Juga: Kasus penganiayaan taruna STIP Jakarta, polisi tetapkan tiga tersangka
Selanjutnya, untuk pembentukan komite agar setiap proses evaluasi dan proses koreksi bisa dilakukan dengan oleh para stakeholder terkait.
"Dan kami memberikan kesempatan orang tua turut mengasuh sebagai suatu komite sehingga proses-proses evaluasi dan proses koreksi bisa terjadi dengan serta merta," tuturnya.
Artikel Terkait
Mahasiswa Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta lakukan kunjungan ke PT Dahana
Kunjungi PT Dahana, mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta belajar bahan peledak dan sejarah PT Dahana
Refleksikan kegelisahan perempuan, Mahasiswa GMNI gelar aksi pembagian mawar, teaterikal dan musikalisasi puisi
Peringati Dies Natalis ke-70, GMNI Subang gelar Bukber Manis dan bagi-bagi tajil kepada para pengendara yang sedang ngabuburit
Belajar bahan peledak komersil, 29 Siswa Dikbangspes Ba Yanmin Polri dari seluruh Polda di Indonesia kunjungi PT Dahana
Ikuti program Kamjar, ini yang dirasakan oleh Agnes Oktaviani, Mahasiswi UPI Prodi Bahasa Korea asal Subang
20 Siswa Jihandak Pusdik Zeni AD ngampus di PT Dahana yang ada di Kabupaten Subang