“Pak, bagi kadonya, pak,” ucap salah satu anak dengan wajah antusias, sembari menunggu giliran menerima kado.
Tak hanya membagikan hadiah, Santa Claus juga mengajak anak-anak bermain dan bernyanyi bersama di dalam tenda posko.
Lagu-lagu Natal seperti Jingle Bells dinyanyikan bersama, disertai tepuk tangan dan sorak gembira yang memecah suasana pengungsian.
Momen tersebut menjadi penghibur tersendiri, terutama bagi anak-anak yang dalam beberapa pekan terakhir harus menghadapi trauma akibat bencana.
Warganet apresiasi aksi relawan
Aksi relawan yang menghadirkan Santa Claus ke posko pengungsian menuai banyak pujian dari warganet.
Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana.
“Terima kasih sudah menghibur anak-anak dan warga kampung Hutanabolon dengan cara seperti ini,” tulis akun @iniii************.
“Keren! Selamat Natal untuk semuanya,” tulis akun @pard********.
“Bagaimana pun keadaannya, suka cita dan damai Natal harus tetap terasa,” tulis akun @keys********.
Baca Juga: Di tengah banjir Aceh Tamiang, kisah ayah selamatkan kucing peliharaan ini bikin haru warganet
Natal tetap hadirkan harapan
Meski Natal 2025 dirayakan dalam kondisi penuh keterbatasan, kehadiran Santa Claus di posko pengungsian Tapanuli Tengah menjadi pengingat bahwa harapan, kasih, dan kepedulian masih hidup di tengah bencana.