GENMILENIAL.ID — Perayaan Natal 2025 dijalani dengan suasana berbeda oleh ribuan warga di Sumatera yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Di tengah keterbatasan dan kondisi darurat, Natal tetap dirayakan secara sederhana tanpa menghilangkan maknanya sebagai momen harapan dan kasih.
Hal tersebut dirasakan anak-anak penyintas banjir di Desa Hutanabolon dan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Meski harus merayakan Natal di posko pengungsian, wajah ceria tetap terpancar ketika kado Natal datang menghampiri mereka.
Baca Juga: Momen haru warga Gayo berlarian beri durian untuk TNI usai drop bantuan logistik
Santa Claus datang ke posko pengungsian
Sosok ikonik Natal, Santa Claus, hadir langsung ke posko pengungsian untuk menghibur anak-anak yang terdampak bencana.
Momen tersebut dibagikan melalui akun Instagram @rizkisiahaan_, yang memperlihatkan Santa Claus datang membawa karung berisi hadiah.
“Edsi Christmas, kita bawa Santa Claus untuk anak-anak pengungsi di Hutanabolon. Damai Natal menghampiri kita semua di mana pun kita berada,” tulis keterangan unggahan video yang dipublikasikan pada Rabu, 24 Desember 2025.
Baca Juga: Tak hanya fisik, mental penyintas banjir bandang di Aceh Tamiang mulai lelah pascabencana
Kehadiran Santa Claus menjadi simbol sederhana bahwa sukacita Natal tetap bisa dirasakan, meski anak-anak harus tinggal di tenda pengungsian akibat rumah mereka rusak atau terdampak banjir dan longsor.
Antusias anak-anak terima kado Natal
Dalam video tersebut, terlihat anak-anak berlarian keluar dari tenda pengungsian saat melihat Santa Claus datang.
Mereka langsung mengantre dengan penuh semangat untuk menerima hadiah Natal.
Artikel Terkait
Kearifan lokal warga Desa Sekumur: Saring air sungai jadi bersih pascabanjir Aceh Tamiang
Darurat air bersih Aceh Tamiang: Warga bertahan 15 hari konsumsi air menghijau bekas pabrik sawit
Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir
Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir
Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri
Tolak terisolasi, warga Rusip Antara gotong royong bangun jembatan darurat tanpa alat berat
Ferry Irwandi ingatkan risiko syok pasar usai kirim cabe dari Aceh: Rantai suplai jangan rusak