Lewat seni dan budaya, FKUB Subang perkuat kerukunan lintas agama

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 10 September 2026 | 15:58 WIB
Atraksi Naga (Liong) dalam Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Kabupaten Subang, Kamis, 10 September 2026
Atraksi Naga (Liong) dalam Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Kabupaten Subang, Kamis, 10 September 2026

Baca Juga: DPRD Subang soroti aset daerah belum optimal, Pasar Pamanukan hingga tanah PTC jadi perhatian

FKUB Subang berencana menggagas kegiatan serupa dengan skala lebih besar agar pesan toleransi beragama semakin dapat dirasakan dan dipahami masyarakat.

Libatkan sekitar 200 peserta dari lintas agama

Ketua Panitia Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Tahun 2026, Pdt. Y. Roni Wowor, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih adanya persoalan dalam hubungan antarumat beragama di tengah masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Menurut Roni, pagelaran tersebut dibuat sebagai wadah untuk mempertemukan pimpinan agama sekaligus menyatukan unsur budaya dalam sebuah kegiatan bersama.

Baca Juga: Usai viral guru ngaji sodomi 24 murid di Cilacap, terungkap modus agar korban tak laporkan aksi bejatnya

“Apa yang kita lihat sejauh ini di tengah-tengah bangsa Indonesia khususnya di Jawa Barat masih ada hal-hal yang terjadi dalam konteks tidak sinkronnya antara umat beragama, nah kegiatan pentas seni dan kebudayaan lintas agama ini lebih kepada membuat satu wadah supaya ada kebersamaan antara pimpinan-pimpinan agama sekaligus juga budaya itu dipersatukan di tempat ini,” kata Roni.

Ia menyebut perwakilan agama yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari Kristen, Katolik, Islam dan Buddha.

Ratusan peserta, panitia, dan pemimpin agama usai mengikuti dan menyaksikan Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama FKUB Kabupaten Subang, Kamis, 10 September 2026
Ratusan peserta, panitia, dan pemimpin agama usai mengikuti dan menyaksikan Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama FKUB Kabupaten Subang, Kamis, 10 September 2026

Jumlah peserta secara keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 200 orang.

Sedangkan untuk kesenian, penampilan paduan suara dan angklung melibatkan 47 peserta, barongsai dan liong 24 orang, rampak bedug 14 orang, serta vocal band yang diisi dua orang.

Baca Juga: Kronologi 5 jurnalis hilang kontak di Perairan Selat Sunda, bermula saat berangkat naik speedboat

Roni berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat kebersamaan antarumat beragama, terutama di antara para pimpinan agama yang ada di Kabupaten Subang.

Pemkab Subang dorong kerukunan sebagai modal pembangunan

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengapresiasi FKUB beserta jajaran yang telah menghimpun berbagai komponen masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CERPEN: Surat cinta untuk adinda

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:39 WIB
X