Baca Juga: DPRD Subang soroti aset daerah belum optimal, Pasar Pamanukan hingga tanah PTC jadi perhatian
FKUB Subang berencana menggagas kegiatan serupa dengan skala lebih besar agar pesan toleransi beragama semakin dapat dirasakan dan dipahami masyarakat.
Libatkan sekitar 200 peserta dari lintas agama
Ketua Panitia Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Tahun 2026, Pdt. Y. Roni Wowor, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih adanya persoalan dalam hubungan antarumat beragama di tengah masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat.
Menurut Roni, pagelaran tersebut dibuat sebagai wadah untuk mempertemukan pimpinan agama sekaligus menyatukan unsur budaya dalam sebuah kegiatan bersama.
“Apa yang kita lihat sejauh ini di tengah-tengah bangsa Indonesia khususnya di Jawa Barat masih ada hal-hal yang terjadi dalam konteks tidak sinkronnya antara umat beragama, nah kegiatan pentas seni dan kebudayaan lintas agama ini lebih kepada membuat satu wadah supaya ada kebersamaan antara pimpinan-pimpinan agama sekaligus juga budaya itu dipersatukan di tempat ini,” kata Roni.
Ia menyebut perwakilan agama yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari Kristen, Katolik, Islam dan Buddha.
Jumlah peserta secara keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 200 orang.
Sedangkan untuk kesenian, penampilan paduan suara dan angklung melibatkan 47 peserta, barongsai dan liong 24 orang, rampak bedug 14 orang, serta vocal band yang diisi dua orang.
Baca Juga: Kronologi 5 jurnalis hilang kontak di Perairan Selat Sunda, bermula saat berangkat naik speedboat
Roni berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat kebersamaan antarumat beragama, terutama di antara para pimpinan agama yang ada di Kabupaten Subang.
Pemkab Subang dorong kerukunan sebagai modal pembangunan
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengapresiasi FKUB beserta jajaran yang telah menghimpun berbagai komponen masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut.
Artikel Terkait
FKUB Subang gelar moderasi beragama jelang Pilkada 2024, Dr. Imran sebut pentingnya peran pemimpin agama untuk menetralisir hal yang tidak diinginkan
FKUB Subang: Penista agama berlindung dibalik aliran kepercayaan
FKUB Subang nyatakan sikap tegas tolak syiar door to door Saksi-Saksi Yehuwa
Langgar SKB 2 Menteri, FKUB Subang siap lapor Saksi-Saksi Yehuwa ke penegak hukum
FKUB Subang tegaskan pentingnya kepatuhan SKB 2 Menteri untuk cegah konflik rumah ibadah
10 Pejabat berebut kursi Sekda Subang, siapa bakal gantikan Asep Nuroni?
Bupati Subang tegaskan perubahan APBD 2026 bukan sekadar kejar serapan, PAD jadi sorotan