Viral kondisi SDN Leomanu di Kupang NTT, siswa belajar di kelas yang selalu kebanjiran saat hujan deras

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 20:25 WIB
Kondisi memprihatinkan SD Leomanu di Desa Nunuanah, Kupang, NTT yang kebanjiran tiap hujan turun (Instagram/fnrbtwyh)
Kondisi memprihatinkan SD Leomanu di Desa Nunuanah, Kupang, NTT yang kebanjiran tiap hujan turun (Instagram/fnrbtwyh)

“Ada (siswa) yang raut mukanya tampak bingung, tapi ada juga yang happy main air. Jadi sungai dong kelasnya, mantap,” tulisnya.

Meski sebagian siswa tampak berusaha menikmati keadaan, kondisi tersebut dinilai tidak seharusnya dibiarkan terus berulang.

Baca Juga: Putus rantai tengkulak, Polri fasilitasi KUR dan penyerapan bulog bagi petani jagung

“Mereka happy juga main air, cuma ya yang begini jangan keterusan. Masa ketimpangan fasilitas pendidikan mau dijaga terus,” lanjutnya menanggapi komentar warganet.

Tak hanya ruang kelas, halaman sekolah di sekitarnya juga tampak dipenuhi genangan air berwarna cokelat setiap hujan turun.

Sekolah terisolir dan akses sangat sulit

Pemilik akun juga mengungkapkan bahwa SDN Leomanu memiliki 71 siswa, dengan kondisi akses yang sangat terbatas.

Sekolah tersebut berjarak sekitar 10 jam perjalanan dari Kota Kupang dan harus melewati sungai lebar tanpa jembatan.

Baca Juga: Deretan brand otomotif luncurkan produk baru dan aktivitas seru di IIMS 2026

“Sekolahnya sejauh 10 jam dari kota Kupang. Tidak lupa harus menyeberangi sungai lebar tanpa jembatan dan kalau hujan besar, dia juga banjir parah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat musim hujan tiba, wilayah sekolah kerap terisolir dan sulit dijangkau.

“Jadi, kalau musim hujan kayak gini, biasa terisolir,” lanjutnya.

Menuai keprihatinan warganet

Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 50 ribu kali dan dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menyampaikan rasa prihatin sekaligus harapan agar ada perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait.

Baca Juga: Viral sopir MBG tabrak gerbang SDN Clapar Kebumen, warga ikat sopir yang rusuh

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X