Jalan macet saat banjir, dokter bedah ini tetap berjuang ke RS demi operasi pasien

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 23 Januari 2026 | 19:54 WIB
Cerita dokter bedah saat menembus kemacetan jalan karena banjir (Instagram/elengkong08)
Cerita dokter bedah saat menembus kemacetan jalan karena banjir (Instagram/elengkong08)

Baca Juga: Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki

Banjir rendam sejumlah wilayah di Bekasi

Aksi Leila terjadi di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi akibat curah hujan tinggi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir merendam sedikitnya 31 desa di 13 kecamatan, di antaranya:

  • Muara Gembong
  • Cabangbungin
  • Pebayuran
  • Sukakarya
  • Babelan
  • Tarumajaya
  • Tambun Utara
  • Tambun Selatan

Baca Juga: Viral mobil Panther melaju sendiri di Tol Japek, dikawal truk wingbox hingga berhenti tabrak traffic cone

  • Cibitung
  • Cikarang Utara
  • Cikarang Timur
  • Karang Bahagia
  • Kedungwaringin

BPBD juga mencatat sekitar 21.260 kepala keluarga terdampak, dengan 270 KK terpaksa mengungsi akibat banjir.

Tuai apresiasi warganet

Unggahan perjuangan Leila pun menuai banyak pujian dari warganet.

Banyak yang mengapresiasi dedikasinya sebagai tenaga medis yang tetap mengutamakan pasien meski dalam kondisi sulit.

Baca Juga: Viral jalan di Sangatta Utara dipenuhi kerikil, siswa SMAN 2 jatuh hingga warganet curhat

“Salam hormat buat tenaga kesehatan. Semangat terus, Dok,” tulis akun @ino*o.

“Ini baru dokter luar biasa. Sehat selalu, Dok,” komentar akun @rac*8.

“Sebagai sesama tenaga medis, saya terharu melihat perjuangan seperti ini,” tulis akun @ala*******n.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik profesi tenaga kesehatan, terdapat dedikasi dan pengorbanan besar demi keselamatan pasien, bahkan di tengah kondisi darurat sekalipun.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X