Viral keluhan guru honorer soal gaji, bandingkan penghasilan dengan sopir MBG: Miris hati saya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 20 Januari 2026 | 23:32 WIB
Guru curhat mengenai gaji honorer yang kurang layak dibanding sopir MBG (TikTok/duniapunyacerita_)
Guru curhat mengenai gaji honorer yang kurang layak dibanding sopir MBG (TikTok/duniapunyacerita_)

GENMILENIAL.ID — Media sosial tengah dihebohkan dengan curahan hati seorang guru honorer yang membandingkan penghasilannya dengan gaji sopir mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Video tersebut viral sejak Senin malam, 19 Januari 2026, dan memicu perbincangan luas di kalangan warganet.

Salah satu video yang ramai dibagikan diunggah akun TikTok @duniapunyacerita_ dan telah ditonton lebih dari 305 ribu kali.

Baca Juga: Jalur terputus hingga lewati tali sling, perjuangan relawan tembus desa terisolir di Aceh Tengah

Dalam video tersebut, seorang guru perempuan tampak menahan tangis saat menyampaikan keluh kesahnya soal kesejahteraan tenaga pendidik honorer.

“Izin saya luapkan saja, ternyata gaji driver MBG itu jauh lebih layak daripada teman-teman yang mencerdaskan anak bangsa. Miris hati saya,” ucapnya dalam video yang diunggah Selasa, 20 Januari 2026.

Soroti realita hidup guru honorer

Dalam pernyataannya, guru tersebut mengungkapkan bahwa tidak semua tenaga pendidik memiliki penghasilan tambahan atau pasangan yang mampu menopang kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga: Selain tetapkan 4 tersangka, KPK tunjukkan uang Rp2,6 miliar hasil OTT Bupati Pati Sudewo

“Kalau yang punya suami mapan atau usaha sendiri mungkin masih bisa bertahan. Tapi bagaimana dengan kami yang hanya mengandalkan gaji dari mengajar?” katanya.

Pernyataan itu menggambarkan kondisi sebagian guru honorer yang masih harus bertahan dengan penghasilan minim, meski memiliki peran penting dalam dunia pendidikan.

Tetap bangga mengabdi meski gaji terbatas

Meski menyuarakan kekecewaan, sang guru menegaskan bahwa dirinya tetap bangga menjadi pendidik.

Ia menyebut profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan pengabdian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X