WNI di Belanda curhat soal panduan bertahan hidup 72 jam, gegara listrik padam warga diminta siaga

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:36 WIB
Menyoroti cerita viral seorang WNI di Kota Amsterdam, Belanda yang mengaku diberikan panduan bertahan hidup usai pemadaman listrik di wilayahnya (Instagram.com/@dinastirahadiyanti)
Menyoroti cerita viral seorang WNI di Kota Amsterdam, Belanda yang mengaku diberikan panduan bertahan hidup usai pemadaman listrik di wilayahnya (Instagram.com/@dinastirahadiyanti)

GENMILENIAL.ID — Curhatan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Belanda mendadak viral di media sosial.

Bukan karena dingin atau gelap saat listrik padam, melainkan karena seriusnya pemerintah setempat menyiapkan warganya menghadapi kondisi darurat.

Adalah Dinasti Rahadiyanti, WNI yang tinggal di Amsterdam, yang membagikan pengalamannya melalui akun Instagram @dinastirahadiyanti pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Ia mengaku terkejut ketika pemerintah setempat membagikan panduan bertahan hidup selama 72 jam kepada warga usai pemadaman listrik.

Baca Juga: Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet

“Waktu listrik mati di Amsterdam, yang bikin aku panik bukan gelapnya,” tulis Dinasti.

Bukan soal gelap, tapi rasa tidak siap

Dalam unggahannya, Dinasti menjelaskan bahwa pemerintah kota membagikan buku panduan khusus yang berisi langkah-langkah bertahan hidup apabila terjadi kondisi darurat seperti pemadaman listrik, krisis air, hingga gangguan distribusi pangan.

“Amsterdam listrik padam, capek, dingin, gelap, overthinking, pemerintah malah sebar panduan bertahan hidup 72 jam,” tulisnya.

Menurut Dinasti, yang membuatnya terkejut bukanlah mati listriknya, melainkan keseriusan pemerintah dalam mengingatkan warganya agar selalu siap menghadapi situasi darurat.

Baca Juga: Pamit umrah, Salim A Fillah tinggalkan jejak kebaikan di Aceh usai bangun jembatan hingga sekolah darurat

“Yang bikin takut bukan listrik mati, tapi rasa tidak siap. Panduan 72 jam itu bukan ramalan, tapi pengingat,” ungkapnya.

Panduan 72 jam: Air, makanan, hingga tas darurat

Dinasti menjelaskan bahwa panduan tersebut dibagikan melalui kotak surat warga dan terdiri dari sekitar 32 halaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X