“Ada empat dimensi ketahanan pangan, mulai dari ketersediaan, akses, pemanfaatan, hingga stabilitas,” jelas Ridho.
Ia menilai, peran kelembagaan dan kebijakan pemerintah, termasuk pengolahan lahan pascabencana, menjadi faktor penentu keberhasilan pemulihan.
Mendengar pemaparan tersebut, Virdian bahkan melontarkan pujian kepada Ridho.
“Ini tidak perlu sidang skripsi lagi, ini sudah praktik langsung, auto lulus,” ucapnya.
Dorong pemulihan, bukan sekadar penanganan bencana
Di akhir kunjungannya, Virdian menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase darurat semata.
Menurutnya, pemulihan pertanian harus menjadi fokus utama agar masyarakat bisa kembali mandiri.
“Yang penting bukan hanya penanganannya, tapi pemulihannya. Pertanian pascabencana ini menyangkut masa depan masyarakat,” tandas Virdian.***
Artikel Terkait
Edukasi anak-anak korban bencana di Aceh, influencer Virdian Aurellio yakin kesadaran ekologis generasi muda mulai tumbuh
Viral sinkhole di Sumbar, warga berebut air yang dipercaya berkhasiat meski berisiko
Rangka jembatan gantung jadi tumpuan anak-anak Aceh Tengah demi bisa sekolah
Bikin terharu, anak-anak TK di Aceh Tamiang nyanyikan lagu penyemangat untuk prajurit TNI pembersih sisa banjir
Cerita penyintas banjir bandang Aceh Tamiang: Dikira banjir biasa, kami tak punya persiapan
Influencer King Abdi ungkap kebutuhan mendesak warga Aceh Tamiang, bukan hanya makanan tapi obat penyakit kulit
Sempat viral guru seberangi sungai pakai tali sling, jembatan darurat Desa Bah Aceh Tengah kini lebih aman