Hanya minta selimut dan pampers adik, bocah Aceh Tamiang ini ketuk hati relawan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 23 Desember 2025 | 19:54 WIB
Tangkapan layar seorang anak yang meminta selimut dan pampers untuk adiknya (TikTok/zaits_bf)
Tangkapan layar seorang anak yang meminta selimut dan pampers untuk adiknya (TikTok/zaits_bf)

“Pampers untuk adik kami, ukuran L,” ucapnya.

Baca Juga: Masjid Pesantren Darul Mukhlisin jadi ‘benteng’ tahan gelondongan kayu saat banjir bandang Aceh Tamiang

Detail kecil soal ukuran popok itu membuat relawan dan warganet terenyuh.

Di usia yang seharusnya masih bermain, bocah itu justru sudah memikul tanggung jawab untuk memastikan adiknya tetap nyaman dan bersih di tengah situasi darurat.

Potret anak-anak yang terpaksa tumbuh lebih cepat

Kepolosan bocah Aceh Tamiang ini menjadi potret nyata bagaimana bencana memaksa anak-anak tumbuh lebih cepat dari seharusnya.

Di balik wajah polosnya, tersimpan kecemasan dan kepedulian terhadap keluarga yang kini harus bertahan dalam keterbatasan.

Baca Juga: Kepolosan anak korban banjir Aceh Tamiang: Rumah hancur tinggal seng, tapi tetap mengaku sehat

Permintaan akan selembar selimut dan beberapa popok bukan sekadar kebutuhan logistik, melainkan simbol perjuangan hidup para penyintas kecil di tengah bencana yang belum sepenuhnya pulih.

Sentuhan kemanusiaan di tengah bencana

Momen singkat tersebut menjadi pengingat bahwa bantuan kemanusiaan bukan hanya soal angka dan paket logistik, tetapi juga tentang mendengar suara-suara kecil yang sering kali luput dari perhatian.

Di Aceh Tamiang, di balik tenda pengungsian dan tumpukan bantuan, ada bocah-bocah yang kini menjadi penopang harapan bagi adik-adik mereka, berjuang dengan cara paling sederhana untuk tetap bertahan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X