Harga durian anjlok di tengah perjuangan
Ironisnya, di tengah perjuangan berat tersebut, harga durian di Tapanuli Tengah justru anjlok. Berdasarkan informasi yang beredar, durian dijual dengan harga sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per buah.
Kondisi ini memicu keprihatinan warganet. Kolom komentar dipenuhi ungkapan simpati dan ajakan untuk tidak menawar harga durian dari petani terdampak bencana.
“Tolong kalau beli ini, jangan ditawar lagi,” tulis akun @cias*.
“Di Sumatera Rp15.000, di kota lain bisa Rp70.000 sampai Rp80.000. Semoga ada donasi untuk borong duriannya,” tulis akun @bond******.
“Tolong jangan ditawar, kalau bisa beli lebih mahal. Mereka bukan cari untung, tapi untuk bertahan hidup,” tulis akun @ridh*******.
Perjuangan petani durian Tapanuli Tengah menjadi gambaran nyata dampak bencana terhadap ekonomi masyarakat desa.
Di balik harga durian yang murah, tersimpan kisah ketabahan dan perjuangan panjang demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.***
Artikel Terkait
Ferry Irwandi ungkap harapan baru warga Aceh Tengah, panen cabe bangkitkan ekonomi pascabencana
Meski tak lagi tangani Timnas, Shin Tae-yong diam-diam salurkan bantuan untuk korban bencana Sumatera
Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik
Tak ada sinyal pascabencana, pria ini tempuh 66 kilometer jalan kaki dari Sibolga ke Tarutung demi kabarkan keluarga
Terisolir pascabanjir, warga Bonan Dolok Tapteng jalan kaki dan seberangi sungai demi jemput bantuan logistik
Tanpa bangku dan kursi, anak-anak pengungsi di Aceh Tengah tetap belajar di sekolah darurat pascabanjir
Tinggalkan lokasi bencana di Aceh Tamiang, influencer Vilmei terisak dikuatkan warga: Jangan nangis, kami bahagia