Harunya pengungsi Aceh Tamiang: Lapar berhari-hari, tapi tetap tidak serakah saat dapat bantuan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 12 Desember 2025 | 21:54 WIB
Menyoroti cerita pilu influencer kuliner, King Abdi saat menjumpai para pengungsi bencana banjir bandang di Aceh Tamiang (Instagram.com/@kingabdi_jajanmercon)
Menyoroti cerita pilu influencer kuliner, King Abdi saat menjumpai para pengungsi bencana banjir bandang di Aceh Tamiang (Instagram.com/@kingabdi_jajanmercon)

Baca Juga: Subang serius bangun bibit sepak bola: Kang Rey dorong pembinaan usia dini usai final Bupati Cup U-17

“Mereka lapar, tapi mereka mendahulukan yang lain. Mereka tidak serakah. Banyak yang hanya mengambil sedikit makanan agar orang lain kebagian,” ungkapnya.

Bahkan para relawan yang juga korban ikut membantu memasak sejak pukul 14.00 hingga 17.00, sebuah contoh gotong royong yang tetap hidup di tengah bencana.

Tidur di terpal, berteduh di masjid

King Abdi juga mengungkap realitas pahit yang dialami masyarakat. Banyak pengungsi yang kini tinggal hanya dengan terpal seadanya, sementara sebagian lainnya berteduh di masjid karena rumah mereka rata oleh banjir bandang.

Baca Juga: Novel Baswedan soroti penyebab banjir Sumatera: Izin tambang, perkebunan dan potensi korupsi dalam kerusakan lingkungan

“Hanya baju dan tempelan lumpur yang tersisa. Luka mereka masih sangat basah,” tulisnya.

Ia menegaskan bahwa penderitaan para korban tidak akan selesai dalam waktu cepat.

Doa dan simpati mengalir

Postingan King Abdi mendapat respons besar dari warganet. Banyak yang menuliskan simpati, mengirim doa, dan mengapresiasi sikap para korban yang tetap menjaga kebersamaan meski berada dalam kondisi kelaparan ekstrem.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X