37 Korban jiwa dan ribuan pengungsi
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 11 Desember 2025, banjir bandang di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara telah menyebabkan 37 orang meninggal dunia.
Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa terdapat delapan orang hilang dan 17 lainnya luka-luka.
Selain itu, sebanyak 130 akses jembatan menuju kawasan terdampak kini rusak, sehingga menyulitkan proses distribusi bantuan.
Masih menurut BNPB, jumlah pengungsi tercatat mencapai 8,9 ribu jiwa.
Kondisi akses darat yang terputus menjadi salah satu faktor utama lambannya proses penyaluran bansos bagi warga yang kehilangan rumah dan mata pencaharian.
Hingga kini, pemerintah dan berbagai pihak terus berupaya membuka jalur serta mempercepat distribusi bantuan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi.***
Artikel Terkait
'Uang tidak berharga, makanan yang penting’: Suara pengungsi Aceh Tamiang di tengah gelapnya tenda darurat
Pilu peternak Aceh Utara yang kehilangan puluhan kambing usai disapu banjir bandang
Akses masih terputus, warga Bener Meriah tempuh 3–4 jam jalan kaki demi dapat bantuan beras
Pecah tangis suami saat tahu istrinya yang hamil tua tewas dalam kebakaran di gedung Terra Drone
Eks penyelidik KPK soroti dugaan pembalakan liar di balik banjir Sumatera, singgung peran korporasi hingga pejabat
Ribuan kayu gelondongan bertanda Kemenhut terdampar di pesisir Lampung, diakui berasal dari kecelakaan kapal PT Minas Pagai Lumber
Pengungsi pria di Aceh terpaksa pakai daster demi hangatkan diri: Minim bantuan pakaian pria di posko banjir bandang